War Room BPBD Makassar Keluarkan Peringatan Waspada Bencana Banjir

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Berdasarkan hasil laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, dimana cuaca sepekan ke depan yang potensi hujan ekstrem. War Room Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pun mengeluarkan peringatan dini untuk waspada bencana banjir kepada masyarakat.

War Room Posko Penanganan Darurat Bencana Kota Makassar yang bermarkas di Jalan Kartini Kelurahan Baru, Kecamatan Ujungpandang itu, memberikan peringatan dini cuaca tujuh harian wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Ditambah dengan adanya kilat/petir dan angin kencang.

Adapun imbauan Pemerintah Kota melalui War Room BPBD Makassar, terkait kondisi cuaca ekstrem itu, meminta seluruh masyarakat Makassar agar membersihkan saluran air/drainase di wilayah masing-masing. Kemudian tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di selokan, got, saluran air, kanal, dan sungai yang dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, juga meminta masyarakat melakukan pemangkasan pohon yang dianggap membahayakan masyarakat. Tentu saja, dengan berkoordinasi Dinas Lingkungan Hidup dan PLN.

“Kami juga mengimbau masyarakat, waspada terhadap berita yang tidak benar atau hoaks terkait bencana alam. Informasi terpercaya hanya dari laman resmi Pemkot Makassar, termasuk kanal resmi BPBD dan BMKG Makassar,” imbau Hendra.

Hendra juga meminta satuan pendidikan se-Kota Makassar, untuk melakukan langkah antisipasi atas kemungkinan bencana alam di sekolah-sekolah. Hendra lalu meminta masyarakat, untuk informasi terkait bencana alam dapat menghubungi call centre Pemkot Makassar di nomor 112, atau Pusdalops BPBD Makassar di nomor 0811417112.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sendiri, kini bersiap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di puncak musim penghujan akhir tahun ini. Kesiapan itu mulai diwujudkan melalui apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi yang dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Danny Pomanto di Tugu MNEK Pantai Losari, Makassar, belum lama ini.

“Kita sudah cek mulai dari peralatan hingga SDM-nya, itu berlangsung dengan sangat baik, dan saya kira kemampuan pemerintah kota hari ini betul-betul dengan yang dulu,” kata Danny Pomanto.

Dia mengatakan kegiatan ini merupakan langkah awal pemerintah kota di dalam melatih personel tanggap bencana dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Meski begitu, kata Danny, masih ada beberapa peralatan yang mesti ditingkatkan demi pelayanan maksimal. Termasuk pelatihan untuk peningkatan SDM.

Dalam hal penanganan siaga bencana, pelibatan masyarakat menjadi hal penting. Dilatih lewat pendidikan dan lingkungan.

“Harus dilatih terus, dan kemudian pencegahan harus lebih penting. Pelibatan masyarakat agar masyarakat bisa terdidik terutama soal mitigasi dan adaptasi,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengatakan kegiatan hari ini dirangkaikan dengan stimulasi penanganan darurat bencana. Kegiatan tersebut dilakukan di darat dan laut, untuk melatih kesiapan personel dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Termasuk pengecekan kesiapan perlengkapan dalam melaksanakan penanganan darurat bencana, serta membangun kerja sama antar OPD dalam penanganan darurat bencana. (ewa)

Comment