MENITNEWS.COM, JAKARTA — Beberapa waktu terakhir, beredar kabar bahwa seseorang yang sering menggunakan pinjaman online bisa berdampak pada proses rekrutmen pekerjaan, hingga pengajuan pinjaman bank. Benarkah demikian?
Memang, sebagian orang mungkin akan membutuhkan pinjaman bank untuk kredit tertentu, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Pasalnya, KPR membutuhkan nilai yang cukup besar. Pinjaman online legal mungkin tidak sanggup untuk menyediakan layanan tersebut, mengingat pendanaannya cenderung lebih terbatas jika dibandingkan dengan perbankan.
Ditambah lagi, layanan perbankan umumnya memiliki reputasi yang cukup baik di mata masyarakat Indonesia, sehingga cenderung lebih dipercaya untuk urusan kredit bernilai besar.
Apakah Pinjaman Online (Pinjol) Bisa Memengaruhi Pinjaman Bank?
Sebetulnya, pengaruh pinjaman online (pinjol) legal terhadap pinjaman bank tidak terjadi secara langsung.
Namun, bagi pengguna pinjol yang mengalami kredit macet atau tidak melunasi utangnya dengan baik, maka bisa berdampak pada nilai SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan).
Sebagai informasi, SLIK OJK (dulu disebut BI checking) merupakan sistem yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan, untuk mencatat riwayat transaksi kredit yang dimiliki seluruh masyarakat Indonesia.
Sistem ini akan memuat beberapa informasi, yaitu identitas nasabah, barang jaminan atau agunan yang diserahkan nasabah. Dan kolektibilitas atau riwayat pembayaran nasabah terhadap pinjamannya.
SLIK OJK bisa diperiksa oleh nasabah maupun pihak bank sebelum memberikan pinjaman untuk nasabah terkait.
Maka dari itu, jika SLIK menunjukkan riwayat kolektibilitas yang buruk akibat kredit macet lewat pinjol maupun pinjaman bank lain, pihak bank mungkin akan menolak pengajuan pinjaman dari nasabah tersebut.
Apa yang Harus Dilakukan Agar Pinjaman Bank Diterima?
Jika pengajuan pinjaman Anda ditolak oleh pihak bank akibat riwayat kredit macet di pinjaman online, langkah tepat yang perlu dilakukan adalah memperbaiki skor kredit Anda semaksimal mungkin.
Lunasilah seluruh utang di pinjaman online yang belum terbayarkan sebelumnya.
Pembayaran ini juga termasuk bunga serta denda yang ditetapkan oleh penyedia layanan pinjaman. Setelah melunasi utang-utang tersebut, Anda dapat mengonfirmasi seluruh pembayaran kepada pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dengan begitu, OJK dapat memperbarui skor kredit Anda di dalam sistem SLIK.
Langkah berikut, Anda juga perlu menghindari gagal bayar meski sedang menggunakan pinjaman online dengan limit kecil sekali pun.
Penting pula untuk tidak membuat terlalu banyak akun pinjaman online baru dalam waktu yang sangat singkat, seperti di kurun waktu 1-2 bulan. (bs)
Comment