MENITNEWS.COM, MALUKU — Ali Mardana, tokoh masyarakat Sulawesi Selatan asal Kabupaten Bulukumba di Provinsi Maluku, mengecam keras fitnah yang ditujukan kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar.
Dia menilai fitnah tersebut sebagai tindakan keji, terutama yang dilakukan di Bulan Suci Ramadan.
Politisi Nasdem ini, juga mengutuk rencana demonstrasi yang bertujuan untuk menjatuhkan martabat dan reputasi Menteri Agama, yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal.
“Isu yang beredar merupakan fitnah yang sangat keji dan merupakan bagian dari upaya untuk menjatuhkan Pak Menteri Nasaruddin Umar dari jabatannya,” tegas Ali Mardana dalam pernyataannya.
Legislator yang sudah tiga periode menembus DPRD Kota Tual ini, meyakini bahwa tuduhan “skandal amoral” yang ditujukan kepada Menteri Agama adalah rekayasa, untuk mengganggu upaya reformasi internal Kementerian Agama yang sedang gencar dilakukan.
“Saya yakin ini fitnah untuk menjatuhkan harga diri Kyai Nasaruddin Umar, dan melengserkannya dari jabatan Menteri Agama. Di balik isu ini, saya melihat ada unsur politik yang mencoba menghambat upaya beliau dalam membenahi kerusakan yang selama ini terjadi di Kementerian Agama,” ungkap Ali Mardana.
Ia menekankan bahwa Menteri Agama tengah berupaya membersihkan internal Kementerian Agama dari berbagai permasalahan.
“Beliau ingin bersih-bersih internal Kemenag dan inilah cobaannya, difitnah dengan berbagai tuduhan, mulai dari pelecehan hingga perselingkuhan,” ungkap Ketua DPRD Tual ini.
Ali Mardana menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Dia juga meminta kepada Koordinator Aksi, supaya buka suara siapa aktor di balik aksi yang mengandung unsur fitnah tersebut.
Pria murah senyum itu berharap, agar pihak berwajib dapat mengusut tuntas kasus ini dan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terbukti menyebarkan fitnah.
“Mari kita doakan agar Pak Menteri Nasaruddin Umar diberikan kekuatan dan perlindungan oleh Allah SWT dalam menghadapi cobaan ini,” tutupnya. (*)
Comment