MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), akan menyelenggarakan International Seminar on Natural Product Chemistry (ISNPC) 2025 pada 11–12 September mendatang di Makassar.
Seminar ini menjadi momentum strategis bagi pengembangan inovasi berkelanjutan berbasis sumber daya alam, sekaligus menegaskan posisi Unhas sebagai pusat riset kimia bahan alam terdepan di Indonesia.
Dalam keterangannya, Ketua Panitia, Dr. Herlina Rasyid, S.Si., menjelaskan bahwa kegiatan yang digagas Departemen Kimia FMIPA Unhas ini akan mempertemukan peneliti terkemuka dunia dengan akademisi lokal.
“Kami menghadirkan keynote speaker internasional bereputasi tinggi yang akan berbagi perkembangan riset terkini di bidang kimia bahan alam,” ujarnya, Jumat (5/9/2025).
Deretan pembicara utama yang akan hadir antara lain Dr. Tan Lik Tong (Nanyang Technological University, Singapura), Prof. Dr. Jalifah Latip (Universiti Kebangsaan Malaysia), dan Prof. Teruna J. Siahaan, Ph.D. (University of Kansas, Amerika Serikat). Kehadiran mereka diharapkan memberikan perspektif global tentang pemanfaatan bahan alam untuk pengembangan produk inovatif.
Dua peneliti senior Unhas, Prof. Dr. Nunuk Haerani Soekamto, M.S., dan Prof. Muhammad Aswad, M.Si., Ph.D., Apt., juga akan memaparkan perkembangan riset terbaru terkait pemanfaatan bahan alam dalam pengembangan obat-obatan, kosmetik, hingga suplemen makanan.
Seminar internasional ini rencananya akan dibuka secara resmi oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.
Dekan FMIPA Unhas, Dr. Sci. Muhammad Zakir, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi peluang emas bagi peneliti, mahasiswa, dan pelaku industri.
“Partisipan akan memperoleh insight langsung dari para ahli dunia sekaligus mempresentasikan hasil penelitian mereka di forum internasional,” jelasnya.
Penyelenggaraan ISNPC 2025 mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Himpunan Kimia Bahan Alam Indonesia (HKBAI) sebagai mitra utama.
Delapan perusahaan penyedia alat laboratorium terkemuka turut berpartisipasi, yaitu: PT Batuwaris Dinamika, Dynatech International, Waters Corporation, PT Kromtekindo Utama, PT Dwimitra Mandiri Sampurno, PT GeneCraft Labs, Intralab, PT Wiralab Analitika Solusindo, dan PT Buchi Indonesia.
Dukungan juga diberikan oleh Pusat SDGs Unhas, Himpunan Kimia Indonesia (HKI) Cabang Sulawesi Selatan, serta Organization for Women in Science for the Developing World (OWSD) – Indonesia National Chapter.
Hal ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan riset dan inovasi berbasis sains berkelanjutan.
Melalui ISNPC 2025, Unhas berharap lahir kolaborasi riset jangka panjang serta publikasi ilmiah berkualitas. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui laman resmi https://isnpc.events.unhas.ac.id.
Dengan terselenggaranya seminar internasional ini, Makassar sekali lagi menegaskan diri sebagai destinasi riset unggulan di kawasan Asia Tenggara serta memperkuat posisi Indonesia dalam peta penelitian kimia bahan alam dunia.(*)
Comment