MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad, menegaskan bahwa pembangunan kembali Gedung DPRD Makassar akan dilakukan di lokasi semula. Hal ini disampaikan menyusul insiden pembakaran yang melanda gedung tersebut, pada Jumat, 29 Agustus 2025 lalu.
Menurut Ray, lokasi lama sudah menjadi aset resmi Pemerintah Kota Makassar, sehingga secara logis dan administratif, pembangunan gedung baru DPRD memang sepatutnya dilakukan di tempat yang sama.
“Ya karena ini sudah menjadi aset pemerintah Kota Makassar, DPRD Kota Makassar ya memang seyogianya dibangun di sini juga kembali,” ujarnya, pada Jumat, 5 September 2025 dikutip dari sulsel.herald.id.
Ketua Fraksi Mulia DPRD Makassar ini juga menyampaikan rasa syukur atas telah diketuknya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025, meskipun dilakukan secara daring. Rey menekankan bahwa pengesahan tersebut sangat krusial untuk kelancaran belanja daerah.
“Kalau misalnya kami tidak ketuk sesegera mungkin, belanja APBD kita bisa menjadi terhambat. Tapi sudah diketuk, alhamdulillah,” tambahnya.
Ke depan, kata Ray, DPRD Kota Makassar masih memiliki sejumlah agenda penting yang akan dijalankan, termasuk kegiatan sosialisasi, pembahasan peraturan daerah, serta berbagai tugas legislatif lainnya yang tetap melekat pada para anggota dewan.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyatakan, Pemkot Makassar akan menggunakan anggaran khusus, untuk penyewaan kantor DPRD Makassar sementara. Ia menegaskan bahwa alokasi tersebut sudah disiapkan dalam anggaran perubahan khusus 2025.
“Pasti akan ada, dan itu masuk dalam perubahan anggaran khusus,” katanya.
Ia menegaskan bahwa anggaran penyewaan gedung sementara untuk anggota dewan tidak berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT).
“Itu tidak masuk ke BTT sebenarnya,” jelasnya.
Untuk lokasi sewa gedung DPRD Makassar masih dalam tahap pengkajian. Pemerintah Kota Makassar saat ini masih melakukan pembahasan teknis terkait struktur APBD-P 2025, termasuk penyesuaian terhadap kebutuhan mendesak pascainsiden.
Sementara untuk anggaran pembangunan gedung DPRD baru, akan dianggarkan melalui bantuan dari Kementerian PUPR.
Diketahui, Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR juga telah mengalokasikan anggaran hingga Rp900 miliar untuk pemulihan fasilitas umum dan gedung DPRD di berbagai daerah, termasuk Kota Makassar. (*)
Comment