​Andi Husni Dampingi PKL Anjungan Losari, Cari Solusi Terbaik Bersama Wali Kota Makassar

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Suasana audiensi di Balai Kota Makassar pada Jumat, 12 September 2025, menjadi sorotan utama bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) Anjungan Pantai Losari.

Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Kecamatan, dalam mencari solusi humanis untuk penataan salah satu ikon wisata di Kota Makassar.

​Andi Husni, selaku Camat Ujung Pandang, hadir langsung mendampingi para Pedagang untuk menemui Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Sekda Kota, Andi Zulkifly Nanda.

Kehadirannya menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kecamatan dalam menyuarakan aspirasi warganya.

​Dalam pertemuan tersebut, para Pedagang diberikan ruang terbuka untuk menyampaikan keluhan, aspirasi, dan harapan mereka. Diskusi berlangsung hangat, dengan fokus pada bagaimana menata Kawasan Anjungan Pantai Losari, agar lebih tertib dan bersih, tanpa harus menggusur mata pencaharian para Pedagang.

​Andi Husni memainkan peran penting dalam forum ini. Ia tak hanya mendengarkan, tetapi juga memberikan gambaran jelas mengenai langkah-langkah koordinasi yang sedang ditempuh di Tingkat Kecamatan.

Tujuannya adalah memastikan bahwa setiap kebijakan penertiban yang diambil, tetap mempertimbangkan nasib dan keberlangsungan usaha para Pedagang.

​”Ini bukan sekadar penertiban, tapi tentang menghadirkan ruang yang tertata tanpa meminggirkan mereka yang menggantungkan hidup di Anjungan Pantai Losari,” ujar Andi Husni setelah audiensi.

Pernyataan ini menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan Pemerintah saat ini adalah kolaboratif dan mengedepankan solusi yang adil.

​Hasil pertemuan ini menjadi angin segar bagi para Pedagang. Komitmen bersama untuk merumuskan solusi yang humanis, tertib, dan berkelanjutan, diharapkan bisa segera terwujud.

Sinergi antara Camat Ujung Pandang, Andi Husni, dan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin ini, membuktikan bahwa Pemerintah siap berdialog demi kesejahteraan rakyat. (*)

Comment