MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, melakukan langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakatnya.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Gowa, Ir. H. Darmawangsyah Muin, S.T., M.Si, mengunjungi Kota Makassar untuk melakukan studi tiru (benchmarking) terkait pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas.
Kunjungan yang berlangsung pada Jumat, 19 September 2025 ini, diterima oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, dr. Ahmad Asy’Arie, di Puskesmas Tamalate. Puskesmas Tamalate dipilih sebagai lokasi studi, karena dinilai berhasil dalam menerapkan sistem BLUD.
Penerapan BLUD pada Puskesmas, memberikan otonomi yang lebih besar dalam pengelolaan keuangan. Dengan status ini, Puskesmas dapat:
Mengelola anggaran secara mandiri: Anggaran tidak lagi bergantung sepenuhnya pada APBD yang seringkali cair terlambat. Ini memungkinkan puskesmas untuk segera melaksanakan program kerja dan pengadaan barang/jasa di awal tahun.
Meningkatkan fleksibilitas: BLUD memungkinkan puskesmas untuk mengelola pendapatan dan memanfaatkannya kembali untuk peningkatan layanan, seperti pembelian alat kesehatan baru atau renovasi fasilitas.
Merekrut tenaga profesional: Puskesmas dapat merekrut tenaga non-ASN yang lebih profesional dan sesuai dengan kebutuhan, sehingga kualitas layanan dapat meningkat.
Menurut data dari Dinkes Kota Makassar, sejak tahun 2024, Makassar telah mendorong percepatan status BLUD bagi seluruh Puskesmasnya. Diharapkan, langkah ini akan membuat pelayanan kesehatan lebih responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan komitmen Pemkab Gowa untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas dan mandiri.
Dengan “belajar” dari keberhasilan Puskesmas Tamalate, diharapkan Puskesmas-puskesmas di Kabupaten Gowa, dapat mengadopsi pola pengelolaan keuangan yang sama.
“Studi tiru ini tidak hanya berfokus pada aspek administratif dan keuangan, tetapi juga bagaimana sistem BLUD dapat berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan kepada Pasien,” terang Darmawansyah.
Diharapkan, kolaborasi antara Pemkab Gowa dan Pemkot Makassar ini, akan menciptakan sinergi positif dalam memajukan sektor kesehatan di Sulawesi Selatan. (*)
Comment