MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dengan menyambut hangat kunjungan Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XX Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Acara penting ini berlangsung pada Senin, 29 September 2025, di Ruang Rapat Kepala Dinas PMPTSP Kota Makassar. Rombongan peserta PKA Angkatan XX Sultra diterima langsung oleh Sekretaris DPMPTSP Kota Makassar, Andi Fadly, S.STP., M.Si, yang bertindak mewakili Kepala Dinas.
Kunjungan studi lapangan ini menjadi momen krusial untuk berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi antardaerah, khususnya dalam upaya bersama peningkatan kualitas layanan publik.
DPMPTSP Kota Makassar, yang dikenal dengan inovasinya, menyajikan praktik terbaiknya, terutama dalam:
Pelayanan Investasi dan Perizinan: Memastikan proses yang transparan, akuntabel, dan responsif.
Tata Kelola Pemerintahan: Mendorong pemerintahan yang bersih dan efektif, menjawab kebutuhan masyarakat.
Sekretaris DPMPTSP Kota Makassar, Andi Fadly, menyampaikan bahwa kesempatan ini bukan hanya ajang berbagi, namun juga sebagai penguatan kolaborasi regional.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan praktik terbaik dalam pelayanan investasi dan perizinan, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Andi Fadly.
Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) merupakan program strategis untuk mencetak administrator yang kompeten, mampu memimpin perubahan, dan berorientasi pada hasil. Studi lapangan ke daerah dengan capaian positif seperti Makassar, diharapkan dapat memberikan wawasan praktis dan inspirasi bagi peserta PKA Sultra.
Kunjungan ini berlokasi di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Makassar, sebuah showcase dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan administrasi dalam satu tempat. Para peserta diharapkan dapat melihat secara langsung bagaimana integrasi layanan publik di Makassar berjalan efisien dan efektif. (*)
Comment