MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Wajo, Kota Makassar, menunjukkan komitmen serius dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dipimpin langsung oleh
Camat Wajo, Maharuddin, S.Sos., M.M, bersama Kasi Kebersihan, meninjau langsung pembuatan lubang biopori. Program ini merupakan upaya berkelanjutan Wajo dalam mencegah banjir, mengurangi volume sampah TPA, dan menghasilkan pupuk alami, sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pembuatan lubang biopori yang telah dimulai sebelumnya, menjadikannya sebuah upaya yang berkelanjutan dan terstruktur dalam menjaga kelestarian lingkungan di kawasan tersebut.
Biopori: Solusi Cerdas Pengurangan Sampah dan Pencegahan Banjir
Dalam keterangannya, Camat Maharuddin menjelaskan bahwa, inisiatif pembuatan biopori ini dilakukan sesuai dengan arahan langsung dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham. Tujuannya sangat strategis:
Mengurangi Volume Sampah Organik yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah organik dapat dimasukkan ke dalam lubang biopori untuk diurai.
Menjadi Sumber Resapan Air Hujan utama, yang secara signifikan berperan penting dalam upaya antisipasi dan pencegahan banjir di wilayah perkotaan.
Menghasilkan Pupuk Alami atau kompos bagi tanaman dari proses penguraian sampah organik.
”Pembuatan teba modern ini bukan hanya sekadar lubang, melainkan sebuah solusi terintegrasi. Biopori mengubah sampah organik menjadi berkah, sekaligus memperkuat daya serap tanah kita dari air hujan,” ujar Maharuddin, saat meninjau proses pengerjaan di salah satu titik, termasuk di Kelurahan Pattunuang.
Mendorong Partisipasi dan Kesadaran Masyarakat
Diharapkan, langkah proaktif yang diambil oleh Kecamatan Wajo ini, dapat menjadi contoh (benchmark) penerapan pengolahan sampah yang ramah lingkungan di Tingkat Kelurahan. Lebih dari itu, program ini ditujukan untuk secara aktif mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.
Dengan peran serta aktif dari seluruh elemen masyarakat, Kecamatan Wajo optimis dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan tangguh terhadap masalah lingkungan seperti banjir dan penumpukan sampah. (*)
Comment