MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Kuota Haji 2026 untuk Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah diputuskan bertambah sebanyak 2.398 orang. Sehingga totalnya menjadi 9.670 Jemaah, dari sebelumnya 7.272 orang.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail menjelaskan, penambahan kuota ini merupakan salah satu dampak positif dari penerapan waiting list (daftar tunggu) Haji Nasional secara merata, yang kini mencapai rerata 26,4 tahun.
“Penambahannya cukup signifikan, yakni 2.398 orang. Ini bentuk pemerataan pelayanan dan kesempatan beribadah haji bagi seluruh Provinsi,” jelas Ikbal dalam keterangannya, Minggu, 2 November 2025.
Selain bertambahnya kuota, Ikbal juga mengungkapkan kabar baik lainnya terkait penurunan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) pada tahun 2026 mendatang.
“In Syaa Allah, akan ada penurunan biaya haji sekitar Rp 2 juta dibanding tahun sebelumnya, sebagaimana harapan Presiden RI, Prabowo Subianto,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Ikbal juga menyampaikan bahwa keberangkatan Jemaah Haji Sulsel dijadwalkan mulai 22 April 2025, setelah sehari sebelumnya masuk ke Asrama Haji Sudiang Makassar.
“Jadwal keberangkatan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rencana Perjalanan Haji 1447 H/2026 M,” jelas Ikbal.
Dalam keputusan tersebut, kata Ikbal, juga ditetapkan jadwal wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026 bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1447 H, serta awal pemulangan Jemaah ke Tanah Air mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026.
Sebagai informasi tambahan, bahwa dalam rapat Komisi VIII DPR RI dan Pemerintah pada 29 Oktober 2025 lalu, disepakati Jemaah Haji Reguler tahun 1447 H/2026 M akan membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp 54.194.366, dari total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) rata-rata sebesar Rp87.409.366 per Jemaah. (*)
Comment