Kunjungan Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulsel ke Malili, Pastikan Dapur MBG Luwu Timur Siap Gempur Stunting

ads
ads

MENITNEWS.COM, LUTIM — Kepala Perwakilan (Kaper) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, SH., MM, melakukan kunjungan kerja penting ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Malili, Kabupaten Luwu Timur (Lutim).

​Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan operasional dapur MBG, sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan Program Nasional percepatan penurunan stunting.

​Dalam kunjungan tersebut, Shodiqin dan rombongan, memeriksa secara detail proses pengolahan makanan di dapur SPPG MBG Malili. Terlihat tim sedang menyiapkan dan mengemas makanan dengan standar kebersihan dan gizi yang ketat. Proses ini mencakup:

​Pengolahan Bahan Baku: Terlihat kegiatan memasak dan menyiapkan berbagai menu bergizi.

​Pengemasan Higienis: Makanan dikemas dalam wadah individual yang rapi dan terukur.

​Pengecekan Kualitas: Rombongan Kemendukbangga/BKKBN secara langsung mengamati dan berinteraksi dengan petugas dapur untuk memastikan kualitas dan kelayakan setiap porsi.

​”Kesiapan dapur di tingkat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi adalah kunci sukses program MBG. Kami ingin memastikan setiap makanan yang disalurkan tidak hanya gratis, tapi juga benar-benar bergizi dan aman dikonsumsi oleh sasaran kita, terutama Ibu Hamil, Balita, dan Ibu Menyusui (3B),” terang Shodiqin.

​Kolaborasi Daerah Untuk Sukseskan Penurunan Stunting

​Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya intensifikasi dan integrasi program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Sulawesi Selatan.

Kabupaten Luwu Timur, yang dikenal memiliki komitmen kuat terhadap program ini, diharapkan dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam menjalankan Dapur MBG.

​Program MBG melalui SPPG berfungsi ganda:

​Memenuhi Asupan Gizi: Memberikan makanan siap saji yang telah dihitung kebutuhan gizinya untuk sasaran 3B yang berisiko stunting.

​Edukasi Praktis: Menjadi contoh praktis bagi masyarakat tentang penyediaan menu keluarga bergizi dengan harga terjangkau.

​”Kami mengapresiasi kolaborasi Pemkab Luwu Timur, terutama pihak SPPG Malili, yang telah bekerja keras di dapur setiap hari. Peran SPPG sangat vital dalam memastikan anak-anak kita mendapatkan fondasi gizi terbaik demi generasi emas yang bebas stunting,” tutur Shodiqin.

​Kemendukbangga/BKKBN Sulsel berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung seluruh Kabupaten/Kota, termasuk Luwu Timur, dalam pengoptimalan program MBG.

Program ini diharapkan dapat mendorong akselerasi penurunan angka stunting di Sulawesi Selatan, sejalan dengan target Nasional. (*)

Comment