MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, melanjutkan program Jelajah Sampah Makassar 2025 di Kecamatan Tamalate, baru-baru ini.
Jelajah Sampah yang galakkan Dinas Lingkungan Hidup ini, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota menuju Makassar Bebas Sampah, khususnya sampah plastik ke depannya.
Di Kecamatan Tamalate, DLH Makassar bersama semua jajaran Kecamatan, Kelurahan, RT/RW turun langsung melakukan aksi bersih menyusuri setiap sudut rumah, saluran air irigasi dari sampah.
Dalam aksi tersebut, sampah yang berhasil dipilah terdiri dari 107,46 kg organik, 10,28 kg plastik, 7,68 kg kertas, dan 21,34 kg residu.
Hari Ketiga Jelajah Sampah Makassar 2025 ini juga menggelar Talkshow bersama Nurfitriani (DLH Makassar) dan Akmal Idrus (Dewan Lingkungan Kota Makassar) dengan tema “Sampah ta tanggung jawab ta.”
Ada juga Pemberian apresiasi kepada Tokoh Inspiratif Pengelolaan Kebersihan serta Tokoh Paling Aktif dalam aksi bersih Kecamatan Tamalate.
Lalu Pameran daur ulang oleh komunitas dan UMKM, antara lain, tumpuk sampah, serdzda sustainablity, green youth celebes, rekan Sampah, pemuda melawan krisis iklim.
“Melalui sinergi Kecamatan Tamalate, DLH Makassar, komunitas, UMKM, dan masyarakat, kita berupaya untuk mengurangi sampah dari hulu, membangun budaya sadar sampah dan ekonomi sirkular,” jelas Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman.
Helmy menyatakan, lewat program Jelajah Sampah ini, dimaksudkan mengoptimalkan pemilahan dan daur ulang, yang mengarah pada Kota Makassar bebas sampah plastik.
“Bumi tidak membutuhkan kita, tetapi kitalah yang membutuhkan bumi,” pungkas Helmy. (*)
Comment