MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Kecamatan Biringkanaya menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan program Jelajah Sampah Makassar, yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar.
Kegiatan edukatif dan aksi nyata pengelolaan sampah yang bertujuan memperkuat langkah menuju Makassar Bebas Sampah 2029 ini, akan digelar di 15 Kecamatan, termasuk Biringkanaya, dalam waktu dekat. Sampai saat ini, kegiatan itu sudah dilaksanakan di Kecamatan Makassar, Tamalate, Panakkukang.
Program “Jelajah Sampah Makassar” berfokus pada pengelolaan sampah dari sumber atau rumah tangga, melalui aksi bersih, pemilahan, edukasi, talkshow, hingga workshop daur ulang.
Inisiatif ini merupakan upaya kolaboratif antara Pemerintah Kota, Kecamatan, Lurah, RT/RW, Komunitas, UMKM, dan Masyarakat, untuk menumbuhkan kesadaran dan praktik pemilahan sampah sejak dini.
Camat Biringkanaya, Juliaman, S.Sos, menyambut baik rencana pelaksanaan program ini di wilayahnya dan menekankan pentingnya peran aktif masyarakat.
”Kami di Kecamatan Biringkanaya telah siap sepenuhnya untuk menyukseskan program Jelajah Sampah Makassar ini,” ujar Juliaman.
Menurut mantan Camat Mariso ini, program Jelajah Sampah ini sangat penting untuk menanamkan kesadaran masyarakat. Bahwa, kebersihan kota kita, termasuk di Kecamatan Biringkanaya, berawal dari rumah kita sendiri.
“Kami akan mengerahkan seluruh jajaran, mulai dari Lurah hingga RT/RW, untuk memastikan sosialisasi dan pelaksanaan aksi bersih serta pemilahan sampah berjalan optimal. Saya mengajak seluruh warga Biringkanaya untuk berpartisipasi aktif. Sampah ta adalah tanggung jawab ta! Mari kita jadikan Biringkanaya wilayah yang bersih, sehat, dan nyaman melalui pengelolaan sampah yang bijak sejak dari sumber,” papar Juliaman.
Pada kesempatan ini, Juliaman juga menegaskan bahwa Kecamatan Biringkanaya, sebagai salah satu wilayah yang konsisten dalam kegiatan kebersihan, akan memanfaatkan momen ini untuk memperkuat budaya gotong royong dan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah daur ulang.
Sementara Kepala DLH Kota Makassar, Dr. Helmy Budiman, menjelaskan kegiatan Jelajah Sampah akan dilaksanakan di 15 Kecamatan se-Kota Makassar. Berbagai kegiatan digelar dalam hajatan ini.
“Termasuk edukasi kepada masyarakat, betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan. Harapan kami, ke depan masyarakat Kota Makassar dapat mengolah sampahnya sendiri dan tidak lagi membuang sampah sembarangan,” tutur Helmy. (*)
Comment