Andi Asminullah Sebut Lurah di Makassar Ujung Tombak Peningkatan Pajak dan Retribusi Daerah

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), menggelar kegiatan “Transformasi Kapasitas Lurah Lingkup Pemerintah Kota Makassar Tahun 2025”, baru-baru ini.

Kegiatan ini menegaskan kembali peran strategis Lurah sebagai garda terdepan pelayanan publik, yang memiliki kontribusi krusial dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi.

​Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Andi Asminullah, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan yang bertempat di Kantor DPMPTSP, Gedung MGC.

Turut hadir pula Kepala Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Muhammad Afif Azdy, Kepala UPT PBB, Indirwan Dermayasair, serta Kepala UPT Pelayanan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Andi Amri Pratama.

​Peran Kunci Lurah Dalam Digitalisasi Layanan Pajak

​Fokus utama Bapenda Kota Makassar, dalam kegiatan ini adalah integrasi Lurah dalam ekosistem digitalisasi pajak daerah. Lurah dianggap memiliki posisi yang sangat penting karena bersentuhan langsung dan paling dekat dengan masyarakat wajib pajak.

​Dalam paparannya, Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, secara tegas menekankan perlunya peningkatan kapasitas Lurah, terutama dalam hal literasi dan transformasi digital.

“Lurah memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan literasi digital Aparatur Kelurahan menjadi sangat penting di era pemerintahan berbasis teknologi saat ini,” terang Andi Asminullah, Sabtu (29/11/2025).

​”Digitalisasi di Kelurahan harus menjadi alat bantu untuk meningkatkan efisiensi pelayanan masyarakat. Lurah perlu memahami dan menguasai transformasi digital agar bisa memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Penerapan sistem digital di Tingkat Kelurahan harus berorientasi pada kemudahan bagi warga, bukan menambah kerumitan birokrasi,” tuturnya.

​Sinergi Lurah dan Bapenda Untuk PAD

​Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Transformasi Kapasitas bagi seluruh Lurah se-Kota Makassar, yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Makassar. Sinergi antara Perangkat Daerah, khususnya Bapenda dan Kelurahan, diharapkan mampu mempercepat:

​Sosialisasi Pajak dan Retribusi: Lurah menjadi perpanjangan tangan Bapenda dalam menyosialisasikan pentingnya pajak dan retribusi daerah bagi pembangunan kota.

​Akurasi Data: Lurah membantu dalam pemutakhiran data objek pajak, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), untuk memastikan keakuratan dan transparansi nilai tagihan.

​Pemanfaatan Aplikasi PAKINTA: Lurah didorong untuk memfasilitasi dan mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan Aplikasi PAKINTA (Pajak Terintegrasi dan Terdigitalisasi) untuk pengecekan dan pembayaran seluruh jenis pajak daerah.

​Melalui penguatan kapasitas ini, Pemerintah Kota Makassar dan Bapenda berkomitmen untuk mendukung Lurah, agar dapat menjalankan peran ganda mereka, yaitu sebagai pelayan masyarakat dan sebagai aktor kunci dalam mendukung optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (*)

Comment