Peta Persaingan Panas Seleksi Pejabat Maros 2025: Perebutan Kursi Eselon II Memasuki Babak Krusial

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAROS — Babak perebutan kursi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau setingkat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros kian memanas.

Komitmen Bupati Maros, Chaidir Syam, untuk menjalankan proses seleksi yang profesional, transparan, dan akuntabel kini mulai membuahkan hasil dengan diumumkannya rekapitulasi nilai dari tiga tahapan krusial: Uji Kompetensi, Penyusunan Makalah, dan Wawancara Akhir.

​Sebanyak 30 talenta terbaik dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menunjukkan kemampuan dan visi mereka, menghasilkan daftar nilai yang sangat bervariasi dan menyiratkan persaingan ketat di antara para calon pemimpin Maros masa depan.

Pengumuman ini bukan sekadar daftar angka, melainkan cerminan kualitas sumber daya manusia yang akan memegang kendali atas roda birokrasi dan pembangunan daerah.

​Tahapan Uji Kompetensi yang mengukur kemampuan manajerial dan leadership menjadi panggung pembuktian bagi Herwan, Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Maros. Herwan tampil sebagai yang terbaik dengan meraih skor fantastis 93,75, menjadikannya figur dengan nilai kompetensi tertinggi dari seluruh peserta.

​Di belakang Herwan, persaingan ketat terjadi. Frans Johan, yang saat ini menjabat Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja, berhasil mencatatkan nilai impresif 90,97.

Angka yang sama persis (90,97) juga diraih oleh Wempi Sumarlin, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Keberhasilan tiga nama ini menembus batas 90 menunjukkan kapabilitas manajerial mereka yang diakui dan menjadi modal penting untuk melangkah ke tahap selanjutnya.

​Meskipun nilai kompetensi memberikan gambaran umum, nilai pada tahap Penyusunan Makalah dan Wawancara Akhir jauh lebih spesifik, mencerminkan pemahaman peserta terhadap visi dan tantangan di masing-masing formasi jabatan.

Hasil rekapitulasi nilai per formasi memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai siapa saja yang paling siap mengisi kursi strategis di 11 OPD yang dibuka. (*)

Comment