JAKARTA, MENITNEWS.COM – Jika dulu kemewahan identik dengan logo yang mencolok, tas edisi terbatas, atau mobil mahal, kini gambaran tersebut tampaknya bergeser secara diam-diam. Generasi muda, khususnya Gen Z, telah mendefinisikan ulang kemewahan, mengubahnya dari sekadar gaya hidup menjadi arah hidup.
Fenomena baru ini dikenal sebagai Quiet Luxury—sebuah pendekatan yang meninggalkan pengejaran pengakuan publik dan menggantinya dengan fokus pada kualitas hidup, ketenangan, dan keseimbangan. Bagi generasi ini, kemewahan tidak perlu diumumkan dengan logo, melainkan cukup dirasakan melalui peningkatan kualitas hidup sehari-hari.
Fokus Baru: Pengalaman di Atas Kepemilikan
Bagi Gen Z di Asia, tanda kekayaan atau kemewahan baru tidak lagi terletak pada kepemilikan benda-benda besar. Sebaliknya, kemewahan sejati ditemukan dalam pengalaman kecil yang membuat hidup terasa lebih utuh. Mereka secara sadar memilih filosofi “less, but better”—lebih sedikit barang, tetapi lebih banyak kedamaian.
Indikator ‘Kemewahan’ Baru Gen Z Asia:
-
Waktu Fleksibel: Mengutamakan kontrol atas jadwal kerja daripada lembur tanpa henti.
-
Ruang Personal: Kebutuhan akan istirahat dan perlindungan kesehatan mental (mental rest).
-
Akses ke Alam: Kedekatan dengan lingkungan alami, bahkan jika itu hanya taman kota di tengah metropolitan.
-
Ketenangan Finansial: Memprioritaskan stabilitas daripada siklus konsumsi impulsif yang tak berujung.
-
Kualitas atas Kuantitas: Menerapkan standar tinggi pada barang yang dimiliki dan hubungan yang dijalin.
Respons Terhadap Tekanan Hidup
Munculnya Quiet Luxury adalah respons langsung Gen Z terhadap tekanan hidup di kota-kota besar yang sering terasa seperti “permainan tanpa tombol jeda.” Di tengah hiruk pikuk dan kompetisi yang tinggi, generasi ini mencari cara untuk mempertahankan keseimbangan mental dan fisik mereka.
Alih-alih memilih simbol status yang keras, mereka memilih kenyamanan dan kesejahteraan batin:
-
Kafe tenang lebih menarik daripada lounge mewah.
-
Produk wellness atau kesehatan diri dianggap lebih berharga daripada tas tangan edisi terbatas.
-
Liburan singkat dan digital detox dipandang lebih bernilai daripada pesta atau perjalanan yang berlebihan.
Gen Z di Asia tidak menolak kemewahan. Mereka hanya melembutkannya, mengubah fungsinya dari simbol status menjadi simbol kesejahteraan (well-being).
Quiet Luxury kini dilihat bukan hanya sebagai tren mode, melainkan sebagai refleksi dari sebuah generasi yang ingin menjalani hidup dengan lebih sadar, lebih ringan, dan lebih penuh makna. (*)
Comment