Harry De Fretes Rambah Bisnis Kuliner, Andalkan ‘Boim Chicken’ dengan Modal Minim

Harry de Fretes. (Foto: Aria Pradana/kumparan)

ads
ads

JAKARTA, MENITNEWS.COM – Artis senior yang populer melalui program Lenong Rumpi, Harry De Fretes, kini tengah serius menekuni dunia bisnis. Bukan kembali ke layar kaca secara penuh, Harry justru memilih fokus mengembangkan usaha kuliner bubur ayam yang diberi nama Boim Chicken.

Meski telah puluhan tahun malang melintang di industri hiburan, Harry mengaku tidak ingin setengah-setengah dalam menjalankan bisnisnya yang baru menginjak bulan keempat ini.

Membangun Sistem di Atas Nama Besar

Harry mengungkapkan bahwa dirinya sengaja memusatkan perhatian pada operasional harian guna memastikan sistem bisnis berjalan stabil.

“Lagi fokus ke situ karena kan baru dimulai. Jadi harus difokusin dulu. Nanti kalau sistemnya sudah bisa jalan sendiri, mungkin saya bisa konsentrasi ke yang lain,” ujar Harry saat ditemui di Studio Brownis Trans TV, Selasa (16/12), dikutip dari detikhot.com.

Meski sosok “Boim” yang melekat padanya menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan untuk bernostalgia, ia menyadari tantangan di dunia kuliner sangat berbeda dengan dunia artis. Ia mengaku harus merintis reputasi dari nol di tengah persaingan pedagang bubur yang menjamur.

Strategi Modal Rendah: Sistem Kolaborasi

Salah satu poin menarik dari bisnis Harry De Fretes adalah efisiensi modal. Ia tidak merogoh kocek terlalu dalam di awal karena menerapkan sistem kerja sama.

  • Sistem: Profit Sharing (Bagi Hasil).

  • Modal Awal: Estimasi Rp10 juta (khusus pengadaan equipment dapur).

  • Menu Andalan: Bubur ayam sehat yang ramah pencernaan.

  • Harga: Rp25.000 per porsi.

Alasan Memilih Menu Bubur

Pemilihan bubur bukan tanpa alasan. Bagi Harry, bubur adalah makanan universal yang ringan di perut, terutama bagi mereka yang mulai memperhatikan faktor kesehatan di usia senja.

“Buat yang usianya sudah tidak muda seperti saya, bubur itu pilihan menarik. Tidak bikin berat di perut, tapi rasanya enak,” jelasnya.

Nama Boim Chicken sendiri dipilih sebagai identitas merek yang lebih luas. Meski saat ini fokus pada bubur, ke depannya Harry berencana meluncurkan berbagai varian menu lainnya yang tetap berbahan dasar ayam. (*)

Comment