Rektor Unhas Tekankan Integritas dan Kepedulian Sosial Kepada Para Alumni

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas), menyelenggarakan Wisuda Program Sarjana, Magister, Doktor, Spesialis, dan Profesi untuk Periode Wisuda Desember Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi, di Baruga A.P Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Kota Makassar. Berlangsung selama dua hari: pada Rabu-Kamis, 17-18 Desember 2025.

Hadir dalam kegiatan, Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc (Prof. JJ), Majelis Wali Amanat, para Wakil Rekto,r dan Sekretaris Universitas, Ketua Senat Akademik, beserta jajaran Anggota Komisi, Dekan di Lingkup Unhas, dan para Orang Tua Wisudawan.

Dalam kesempatan ini, Prof. JJ menegaskan peran strategis Unhas sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga responsif terhadap persoalan kemanusiaan dan pembangunan Nasional.

Mengawali pidatonya, Prof. JJ menyampaikan doa dan empati mendalam kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Pulau Sumatera.

Ia mengajak seluruh Sivitas Akademika untuk menumbuhkan solidaritas dan kepedulian, serta mendoakan keselamatan dan pemulihan bagi para korban bencana alam tersebut.

“Sebagai wujud nyata kepedulian, Unhas mengirimkan tim bantuan medis ke wilayah terdampak di Sumatera. Tim tersebut terdiri atas Dokter Umum, Dokter Gigi, serta Dokter Spesialis dari berbagai disiplin. Termasuk ortopedi, penyakit dalam, anak, obstetri dan ginekologi, serta bedah mulut dan maksilofasial,” jelas Prof. JJ.

Ia menuturkan, kontribusi Tenaga Medis Unhas mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Dalam kondisi sarana dan prasarana yang sangat terbatas, tim dokter Unhas berhasil melakukan tindakan medis krusial, termasuk tiga operasi persalinan sesar dalam satu hari.

Selain dukungan Tenaga Medis, Unhas juga mengerahkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SAR serta mengirim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan ke wilayah terdampak.

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan peran Mahasiswa, dalam respons cepat kebencanaan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Unhas memiliki kebijakan pembebasan UKT untuk semester berikutnya bagi Mahasiswa Unhas yang terdampak langsung bencana di Sumatera. Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen institusi terhadap prinsip keadilan dan inklusivitas pendidikan,” tambah Prof. JJ.

Selain memberikan gambaran tentang kepedulian Unhas, Prof. JJ juga memaparkan capaian strategis institusi sepanjang tahun 2025.

Unhas berhasil menembus jajaran Top 1.000 Universitas Dunia, dan menempati peringkat 201 QS World University Rankings Asia, serta menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi yang meraih SNI Gold Medal Award dua kali berturut-turut.

Di Bidang Prestasi Mahasiswa, Unhas kembali mempertahankan Piala Adikarta Kertawidya, sebagai Juara Umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38. Rektor menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi Mahasiswa, Dosen Pembimbing, dan seluruh Sivitas Akademika.

“Seluruh prestasi yang diraih Unhas, merupakan buah dari kerja kolektif institusi. Peran Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Pimpinan Universitas, Fakultas, Dosen, Tenaga Kependidikan, hingga Mahasiswa, terjalin dalam satu visi besar membangun Unhas yang unggul dan berdaya saing global,” tegas Prof. JJ.

Lebih lanjut Prof. JJ menegaskan komitmen Unhas membangun Kampus yang modern, inklusif, dan berkeadilan. Strategi keberlanjutan institusi diperkuat melalui pengembangan endowment fund dan wakaf pendidikan, sebagai model pendanaan jangka panjang yang menjamin akses pendidikan tinggi yang berkualitas.

Menutup pidatonya, Prof. JJ menyampaikan pesan motivasi kepada para Wisudawan agar senantiasa konsisten, berintegritas, dan berani memulai setiap langkah kehidupan.

Ia menegaskan bahwa lulusan Unhas tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai tanggung jawab sosial untuk memberi manfaat nyata bagi Masyarakat dan Bangsa.

Pada Wisuda Desember 2025 ini, menghasilkan sebanyak 1.901 Wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan. Terdiri dari 961 (50,55%) Laki-laki, dan 940 (49,45%) Perempuan. (*)

Comment