Waspadai Nyeri Tumit Saat Bangun Tidur, Bisa Jadi Gejala Plantar Fasciitis

Ilustrasi Terkena Plantar Fasciitis (Foto: Getty Images)

ads
ads

JAKARTA, MENITNESW.COM – Pernahkah Anda merasakan nyeri tajam pada tumit saat pertama kali menginjakkan kaki di lantai setelah bangun tidur? Jika iya, Anda mungkin mengalami Plantar Fasciitis. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab paling umum dari nyeri telapak kaki yang sering kali diabaikan hingga menjadi kronis.

Plantar fasciitis terjadi akibat peradangan pada fascia plantar, yaitu jaringan tebal yang membentang di bawah telapak kaki. Jaringan ini berfungsi sebagai penyangga elastis yang menghubungkan tulang tumit dengan jari-jari kaki serta menjaga lengkungan (arch) kaki tetap stabil.

Mengenal Gejala Khas

Gejala utama yang paling sering dilaporkan pasien adalah rasa sakit yang menusuk di area tumit pada pagi hari.

“Biasanya nyeri akan berkurang setelah dibawa berjalan beberapa saat, namun rasa sakit tersebut bisa muncul kembali jika penderita berdiri terlalu lama atau bangun dari posisi duduk yang lama,” ungkap ringkasan medis mengenai kondisi ini.

Jika dibiarkan tanpa penanganan, penderita cenderung mengubah cara berjalan untuk menghindari rasa sakit. Hal ini justru berbahaya karena dapat memicu masalah kompensasi pada area tubuh lain, seperti nyeri lutut, gangguan pinggul, hingga masalah tulang belakang.

Siapa yang Paling Berisiko?

Penyakit ini sering dikategorikan sebagai overuse injury atau cedera akibat penggunaan berlebihan. Beberapa kelompok yang memiliki risiko tinggi antara lain:

  • Atlet: Terutama pelari jarak jauh dan pelaku olahraga melompat.

  • Pekerja Lapangan: Guru, perawat, dan pegawai toko yang dituntut berdiri dalam waktu lama.

  • Faktor Biomekanik: Orang dengan bentuk kaki datar (flat feet) atau lengkungan terlalu tinggi (high arch).

  • Faktor Usia & Berat Badan: Obesitas memberikan tekanan ekstra pada fascia, sementara pertambahan usia mengurangi elastisitas jaringan.

Langkah Penanganan: Dari Terapi Es hingga Fisioterapi

Kabar baiknya, plantar fasciitis dapat disembuhkan, meski membutuhkan kesabaran. Proses pemulihan bisa memakan waktu 6 hingga 18 bulan tergantung tingkat keparahan.

Perawatan Mandiri di Rumah:

  1. Kompres Dingin: Melakukan terapi es pada tumit selama 15-20 menit untuk meredakan peradangan.

  2. Peregangan Mandiri: Melakukan stretching pada otot betis dan telapak kaki secara rutin.

  3. Alas Kaki yang Tepat: Menghindari penggunaan flat shoes tipis dan beralih ke sepatu dengan bantalan (arch support) yang baik.

Intervensi Medis: Jika perawatan mandiri tidak membuahkan hasil, dokter biasanya menyarankan Fisioterapi untuk memperbaiki struktur otot. Alat bantu seperti night splints (penyangga saat tidur) atau orthotic (sol sepatu khusus) juga sangat efektif mengurangi beban pada fascia. Dalam kasus ekstrem, opsi seperti shockwave therapy hingga prosedur operasi mungkin dipertimbangkan.

Pola Makan dan Gaya Hidup

Selain penanganan fisik, penderita disarankan untuk memperhatikan asupan nutrisi. Mengurangi makanan yang memicu peradangan—seperti makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan makanan olahan—dapat membantu mempercepat proses pemulihan internal tubuh.

Pencegahan tetap menjadi kunci utama. Melakukan peregangan sebelum berolahraga, menjaga berat badan ideal, dan tidak memaksakan kaki bekerja melampaui batas adalah cara terbaik untuk menghindari cedera ini.

Referensi: Yogi Wicaksono/patella.id

Comment