MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Mengawali hari kerja pertama di tahun 2026, Sekretariat DPRD Kota Makassar langsung tancap gas.
Dalam apel perdana yang digelar Senin (5/1/2026), Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, memberikan “alarm” keras bagi seluruh aparatur mengenai disiplin dan target kerja krusial di awal tahun.
Suasana apel yang diikuti oleh pejabat eselon II hingga staf PPPK ini, bukan sekadar seremoni rutin. Andi Rahmat menegaskan bahwa wajah pelayanan publik setahun ke depan tercermin dari etos kerja di hari pertama.
Andi Rahmat meminta seluruh Staf mengevaluasi kinerja pada 2025 lalu, agar pada 2026 ini kinerja semakin meningkat lagi.
Pesan paling krusial yang disampaikan Andi Rahmat adalah mengenai akuntabilitas. Ia menginstruksikan seluruh staf dan penanggung jawab kegiatan dewan untuk memprioritaskan penyelesaian laporan keuangan.
“Konsentrasi kita di awal tahun harus benar-benar terarah. Saya minta seluruh laporan keuangan sudah siap diserahkan tahun ini,” harap Andi Rahmat.
Menurutnya, ketepatan waktu dalam administrasi keuangan adalah fondasi, agar program kerja kedewanan lainnya tidak terhambat di kemudian hari.
Sekretariat Sebagai “Jantung” Legislatif
Selain urusan administratif, Sekwan juga mengingatkan peran vital Sekretariat DPRD sebagai unsur pendukung utama bagi Pimpinan dan Anggota Legislatif.

Ia mengibaratkan sekretariat sebagai jantung pelayanan yang harus tetap berdetak optimal meski dalam keterbatasan.
“Keterbatasan bukan alasan untuk menurunkan kualitas. Kita adalah pendukung utama tugas-tugas kedewanan. Jaga kekompakan, bangun kerja sama yang solid, dan tetap profesional,” tambahnya di hadapan seluruh peserta apel.
Disiplin Adalah Harga Mati
Andi Rahmat juga memberikan catatan khusus terkait kehadiran ASN. Baginya, kehadiran di hari pertama setelah libur panjang bukan sekadar formalitas absen, melainkan bentuk integritas terhadap negara. Ia menegaskan tidak akan menoleransi ketidakhadiran tanpa keterangan yang jelas.
Menutup arahannya, Andi Rahmat mengajak seluruh jajaran menjadikan tahun 2026 sebagai momentum pembuktian.
“Selamat Tahun Baru 2026. Mari kita buktikan bahwa kita mampu bekerja lebih disiplin dan lebih profesional demi pelayanan publik yang maksimal di Kota Makassar,” pungkasnya. (*)
Comment