MENITNEWS.COM, GOWA — Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, menjadi saksi momen penuh khidmat dan emosional pada Sabtu (10/1/2026).
Di hadapan ratusan pendidik, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” dalam acara Penganugerahan Guru Berdedikasi dan Berprestasi.
Acara yang diinisiasi oleh PGRI Cabang Khusus Dinas Pendidikan Wilayah II Kabupaten Gowa ini, bukan sekadar seremoni rutin. Bagi Bupati Husniah, ini adalah bentuk penghormatan mendalam terhadap profesi yang telah membentuk jati dirinya.
Sentuhan Emosional: Tumbuh Dari Gaji Guru
Dalam sambutannya yang memukau, Bupati perempuan pertama di Gowa ini, sempat berbagi sisi personalnya yang jarang diketahui publik. Ia mengaku memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan dunia pendidikan.
”Saya adalah anak seorang Guru. Ibu saya Guru. Saya tumbuh besar dari tetes keringat dan gaji seorang Guru yang mengabdi dengan ikhlas. Saya percaya, tidak ada tokoh hebat di dunia ini yang lahir tanpa sentuhan tangan dingin seorang Guru,” ucapnya dengan nada penuh haru.
Guru Sebagai Arsitek Masa Depan
Bupati Husniah menegaskan bahwa di era disrupsi teknologi, peran Guru tidak akan pernah bisa digantikan oleh mesin. Guru adalah pilar utama dalam membangun karakter dan integritas generasi Bangsa.
Bupati Gowa berharap, penghargaan ini menjadi suntikan motivasi bagi para pendidik di Gowa, untuk terus adaptif terhadap teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai moral.
“Kita ingin lulusan Gowa tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga unggul secara karakter,” tegasnya.
Apresiasi Untuk Para Inovator
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Gowa, Firdaus, menyebutkan bahwa penganugerahan ini adalah bukti nyata konsistensi dalam mengapresiasi pengabdian luar biasa.

Salah satu penerima penghargaan, Muhammad Maulana Arif dari SMA Negeri 14 Gowa (Terbaik II Learning Content Creator LAN Awards 2025), mengungkapkan rasa bangganya.
“Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi rekan-rekan guru lain untuk terus berkarya, baik di Tingkat Daerah maupun Nasional,” harap Maulana.
Daftar Penerima Penghargaan
Sebanyak 13 tenaga pendidik terpilih menerima penghargaan bergengsi tahun ini:
10 Guru Berprestasi Nasional 2025: Khuldiana, Muhammad Maulana Arif, Nurhidayah, Suparmin, Wiwin Safitri, Fawzan Suma, Syarifuddin Munir, Sudarman, Nurilmi, dan Zaenab.
3 Guru Berdedikasi: Rahyuli, Nirmalasari, dan Nurjannah.
Selain Bupati Gowa, acara ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, Ketua PGRI Sulsel, Prof. Dr. Hasnawi Haris, dan Tokoh Pendidikan, Irman Yasin Limpo. (*)
Comment