Aduan Warga Jadi Alarm, TRC BPBD Makassar Terjun Langsung ke Pulau Kodingareng

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Menindaklanjuti aduan masyarakat terkait terjadinya abrasi pantai di Pulau Kodingareng, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar bersama Camat Kepulauan Sangkarrang, dan Lurah Kodingareng, langsung bergerak cepat menuju lokasi, pada Sabtu, 10 Januari 2026 malam.

Tanpa menunggu waktu lama, rombongan yang terdiri dari TRC BPBD Makassar, Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdar, serta Lurah Kodingareng, berangkat langsung ke Pulau Kodingareng guna melakukan pengecekan awal, asesmen lapangan, serta memastikan kondisi masyarakat terdampak.

Langkah cepat BPBD Makassar ini dilakukan, sebagai bentuk respons nyata atas laporan warga yang mengkhawatirkan dampak abrasi pantai terhadap pemukiman dan fasilitas umum di wilayah pesisir pulau.

Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, menegaskan bahwa kecepatan merespons aduan masyarakat adalah prinsip utama kerja TRC.

“Kalau menunggu besok pagi, bukan TRC BPBD Makassar namanya,” ujar Dr. Fadli Tahar sambil tersenyum.

“Aduan warga itu alarm kemanusiaan. Begitu ada laporan, TRC harus bergerak. Malam, hujan, atau gelombang, selama masih memungkinkan dan aman, kita turun,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran langsung BPBD Makassar di lokasi, sangat penting untuk mendapatkan data riil sebagai dasar langkah penanganan lanjutan.

Sementara itu, Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdar, menyampaikan apresiasinya atas sinergi cepat lintas unsur yang terbangun malam ini.

“Ini bentuk komitmen kami di wilayah kepulauan. Ketika warga menyampaikan keluhan, pemerintah tidak boleh menunda. Kami bersama BPBD dan lurah langsung ke lapangan agar masyarakat merasa didampingi dan dilindungi,” ungkap Andi Asdar.

Lurah Kodingareng juga turut mendampingi tim selama perjalanan dan peninjauan, memastikan informasi dari warga tersampaikan langsung kepada tim teknis.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara BPBD Makassar, Pemerintah Kecamatan, dan Kelurahan mampu menghadirkan respons cepat, sigap, dan berpihak pada keselamatan warga, khususnya di wilayah kepulauan yang rentan terhadap dampak kebencanaan pesisir. (*)

Comment