Kembali Jabat Rektor Unhas, Prof. JJ Sebut Kritik Itu Vitamin, Target Tembus Elite Nasional

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — “Melakukan kebaikan saja tidak cukup.” Kalimat lugas sarat makna itu, meluncur dari Prof. Jamaluddin Jompa (Prof. JJ), sesaat setelah dirinya kembali ditetapkan sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) terpilih Periode 2026–2030.

​Prof. JJ menunjukkan gaya kepemimpinan yang inklusif. Alih-alih alergi terhadap masukan pahit, pakar kelautan ini justru menegaskan bahwa kritik adalah elemen vital dalam kepemimpinannya.

​Imunisasi Kepemimpinan

​Bagi Prof. JJ, kritik bukan sekadar suara sumbang, melainkan “vitamin” dan “imunisasi” yang menjaga nakhoda kampus tetap mawas diri.

​”Saya suka kritik. Kritik itu justru menjadi vitamin bagi saya. Saya anggap sebagai imunisasi, supaya pemimpin Unhas benar-benar sadar bahwa melakukan kebaikan saja tidak cukup,” tegas Rektor Unhas dua periode ini, Kamis (15/1/2026).

​Ia meyakini bahwa Universitas adalah institusi yang harus bernapas dalam keterbukaan. Menurutnya, Unhas tidak boleh menjadi “menara gading” yang merasa paling benar dan menutup diri dari arus informasi serta ide-ide baru dari luar.

​Melampaui Jargon ‘Terbaik di Timur’

​Meski Unhas selama ini kokoh sebagai mercusuar pendidikan di Kawasan Timur Indonesia (KTI), Rektor Unhas, Prof. JJ tidak ingin timnya berpuas diri di zona nyaman. Di periode keduanya ini, ia memasang target yang jauh lebih ambisius: menembus jajaran elite Top University di Tingkat Nasional.

​”In Syaa Allah, kita bukan lagi sekadar ingin disebut terbaik di Timur. Kami ingin Unhas menjadi Top University di Indonesia, masuk jajaran Universitas terbaik Nasional,” ujar Rektor Unhas, Prof. JJ dengan nada optimis.

​Kepercayaan besar terhadap visi Prof. JJ, tercermin jelas dalam hasil Pemilihan Rektor (Pilrek). Ia berhasil mengantongi dukungan hampir bulat dari para pemilik suara:

​Prof. Jamaluddin Jompa: 23 Suara

​Prof. Budu: 1 Suara

​Prof. Sukardi Weda: 0 Suara.

​Dengan mandat yang begitu kuat, Rektor Unhas, Prof. JJ kini bersiap membawa Kampus Merah melakukan lompatan besar menuju panggung Nasional dan Global, melalui budaya dialog yang sehat dan keterbukaan ide. (*)

Comment