Misi Kemanusiaan di Bulusaraung: Pemkab Pangkep Suplai Logistik dan Bangun Dapur Umum Untuk Tim SAR

ads
ads

Deskripsi: Pemkab Pangkep gerak cepat bangun dapur umum dan suplai ratusan logistik, untuk dukung Tim SAR dalam misi pencarian Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung.

MENITNEWS.COM, PANGKEP — Menanggapi situasi darurat hilangnya Pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), M. Yusran Lalogau, atas nama Pemkab Pangkep langsung menginstruksikan langkah cepat untuk mendukung misi pencarian dan penyelamatan (SAR).

​Pada Sabtu (17/1/2026), ratusan paket logistik dan fasilitas dapur umum dikerahkan ke titik terdekat pencarian untuk memastikan kondisi fisik tim gabungan tetap prima di medan yang berat.

​Instruksi langsung diberikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep untuk menjamin ketersediaan pangan bagi ratusan personel.

Kabid Logistik BPBD Pangkep, Heriyanti Tualle, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memborong nasi kuning dari wilayah Pangkajene untuk dikirim langsung ke lokasi.

    • Tahap Awal: 300 bungkus nasi kuning telah dikirim.
    • Target Tambahan: Total akan mencapai 500 bungkus guna mencukupi kebutuhan sementara.
    • Personel Terlibat: Sekitar 400 personel SAR gabungan termasuk Pemkab Pangkep yang menyisir medan berketinggian 1.353 MDPL.

​”Kami dari Pemkab Pangkep diinstruksikan membeli semua nasi kuning di Pangkajene untuk logistik SAR di Bulusaraung. Ini sesuai arahan langsung Bapak Bupati,” ujar Heriyanti, Sabtu malam.

Dapur Umum di Kaki Gunung Bulusaraung

​Tak hanya suplai makanan jadi, Bupati juga memerintahkan Kepala BPBD Pangkep, Akbar Yunus, untuk segera mendirikan Dapur Umum Terpadu di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci.

​Fasilitas ini tidak hanya diperuntukkan bagi personel SAR, tetapi juga untuk memberikan energi bagi 470 warga lokal dari tiga desa di Balocci yang secara sukarela membantu menyusuri punggungan gunung yang terjal.

​Saat ini, Desa Tompobulu menjadi pusat koordinasi utama karena letaknya yang berada di punggung bukit sisi barat Gunung Bulusaraung.

      • Akomodasi: Sebagian personel SAR menginap di rumah-rumah warga, sementara sebagian lainnya mendirikan tenda darurat di lapangan desa.
      • Titik Temu: Kepala Desa Tompobulu, Abdul Kadir, melaporkan bahwa serpihan pesawat ATR-400 diduga telah ditemukan di sekitar kawasan pegunungan tersebut.
      • Tantangan Medan: Jarak dari pusat kota Pangkajene menuju lokasi mencapai 26 kilometer dengan medan perbukitan, yang menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi logistik.

​Upaya pencarian terus dimaksimalkan dengan melibatkan sinergi antara Pemkab Pangkep, tim profesional, dan masyarakat setempat untuk menemukan seluruh korban pesawat nahas tersebut. (*)

Comment