PANGKEP, MENITNEWS.COM – Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah korban dalam operasi pencarian pesawat jatuh di wilayah pegunungan Bulusaraung, Desa Tompobulu, Kabupaten Pangkep, Minggu (18/1/2026). Jenazah tersebut ditemukan di area bawah tebing, sekitar 200 meter dari titik penemuan serpihan pesawat pertama.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi kabar tersebut. Namun, pihak otoritas belum bisa memberikan detail lebih lanjut mengenai identitas korban.
“Benar, kami menerima laporan penemuan satu jenazah. Saat ini korban masih dalam proses evakuasi dan jenis kelaminnya belum bisa dipastikan,” ujar Andi Sultan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, dikutip dari Heraldsulsel.
Kronologi Penemuan
Berdasarkan data laporan lapangan, proses penemuan berlangsung secara bertahap pada siang hari:
-
Pukul 13.43 WITA: Tim yang berada di puncak melaporkan posisi korban yang berada di bawah tebing curam. Upaya evakuasi segera dilakukan sesaat setelah laporan masuk.
-
Pukul 13.56 WITA: Sebanyak tujuh personel “Tim Aju” diterjunkan melalui jalur pendakian untuk mempercepat proses evakuasi. Hal ini dilakukan karena akses menuju titik korban sangat terbatas dan medan yang ekstrem.
-
Pukul 13.57 WITA: Tak berselang lama, Tim Search and Rescue Unit (SRU) 3 kembali menemukan kepingan badan pesawat berupa bagian tangga dan kursi. Temuan ini semakin memperkuat dugaan titik utama lokasi jatuhnya pesawat.
Kendala di Lapangan

Hingga saat ini, proses pencarian bagian pesawat dan evakuasi jenazah masih terus diupayakan. Tim SAR gabungan dilaporkan menghadapi kendala besar di lapangan akibat cuaca yang tidak menentu dan kondisi geografis pegunungan yang sangat terjal.
Meski demikian, pihak Basarnas memastikan bahwa operasi akan terus dilanjutkan dengan tetap mengutamakan standar keselamatan bagi seluruh personel yang bertugas di lokasi musibah. (*)
Comment