Strategi Tembus PTN: Unhas Kupas Tuntas Jalur SNPMB dan Beasiswa di SMAN 1 Wajo

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​WAJO — Universitas Hasanuddin (Unhas) terus berkomitmen menjemput bola dalam menyebarkan informasi akurat terkait seleksi masuk Perguruan Tinggi.

Melalui kegiatan Sosialisasi dan Promosi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) di SMAN 1 Wajo, Selasa (20/1/2026), Unhas membekali ratusan siswa, guru, dan orang tua dengan strategi jitu menembus kampus merah.

​Kegiatan ini menjadi spesial dengan kehadiran Ketua Pengadilan Negeri Wajo, Dr. Ilham, S.H., M.H.

Sebagai Alumnus Fakultas Hukum Unhas, kehadiran ia menjadi bukti nyata bahwa putra daerah mampu meraih kesuksesan melalui pendidikan tinggi di universitas kelas dunia.

​Menjawab Keraguan Soal KIP Kuliah dan Beasiswa

​Salah satu topik yang paling hangat diperbincangkan adalah mengenai KIP Kuliah.

Menjawab pertanyaan siswa terkait status ekonomi dan orang tua, Dr. Wahiduddin memberikan pencerahan agar siswa tidak patah semangat.

​”KIP Kuliah memang diprioritaskan untuk masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Bagi anak ASN, jalur ini tidak tersedia, namun jangan khawatir. Di Unhas, ada beragam skema beasiswa lain yang bisa diperjuangkan,” jelas Wahiduddin.

​Ia juga menambahkan solusi bagi calon Mahasiswa Unhas yang merupakan yatim.

“Cukup melampirkan surat keterangan penghasilan dari kelurahan atau kecamatan yang menjelaskan kondisi ekonomi pihak yang menanggung biaya hidup siswa tersebut sebagai syarat masuk Unhas,” tambahnya.

​Bagi para aktivis sekolah, Unhas membuka peluang melalui Jalur Mandiri Ketua OSIS. Namun, Prof. Maskun menegaskan bahwa jabatan saja tidak cukup.

​”Kami tidak hanya melihat jabatan di atas kertas. Panitia akan menilai prestasi, kinerja, dan kontribusi nyata apa yang telah diberikan selama menjabat sebagai Ketua OSIS,” tegas Prof. Maskun.

​Ia juga mengingatkan aturan ketat mengenai sistem kuota Nasional. Siswa yang sudah dinyatakan lulus melalui jalur SNBP tidak diperbolehkan pindah ke jalur lain, termasuk Jalur Ketua OSIS.

“Sistem kuota sudah melekat dan tidak dapat dibatalkan,” ujarnya.

​Menutup sesi motivasi, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FIKP Unhas, Prof. Dr. Ir. Siti Aslamyah, M.P, membakar semangat para siswa dengan formula sukses yang disebutnya sebagai “3B”: Berdoa: Sebagai landasan spiritual. Berusaha: Kerja keras dalam belajar. Bercermin: Melakukan evaluasi diri dan melihat kompetensi untuk memilih program studi yang tepat.

​”Semua orang punya potensi yang sama. Jangan merasa rendah diri karena berasal dari daerah. Pegang prinsip 3B ini untuk menentukan masa depan kalian,” pesan Prof. Aslamyah.

​Melalui sosialisasi ini, Unhas berharap para siswa di Kabupaten Wajo mendapatkan informasi tangan pertama yang akurat, sehingga mereka siap berkompetisi di ajang SNPMB tanpa rasa ragu atau terpengaruh hoaks. (*)

Comment