MENITNEWS.COM, BULUKUMBA — Kawasan pesisir Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba, bersiap menyambut kehadiran mahakarya baru. Masjid Apung Pantai Merpati diproyeksikan tidak hanya menjadi sarana ibadah yang representatif.
Tetapi juga magnet wisata religi yang memperkuat identitas spiritual “Butta Panrita Lopi”, saat sudah rampung nantinya.
Menariknya, pembangunan masjid ini menjadi simbol gotong royong warga. Proyek ini sepenuhnya mengandalkan partisipasi masyarakat dan kedermawanan donatur, tanpa menyentuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ketua Panitia Pembangunan, Andi Buyung Saputra, mengungkapkan bahwa masjid ini adalah wujud nyata kepedulian Umat Islam di Bulukumba.

”Pembangunan ini adalah bentuk kebersamaan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam sejarah ini dengan menyisihkan sebagian rezeki mereka,” ujar Andi Buyung, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba.
Untuk memastikan kesesuaian syariat, panitia telah menggandeng Kementerian Agama, Baznas, serta berbagai organisasi keagamaan dalam penentuan arah kiblat sebelum tiang-tiang Masjid Apung dipancangkan.
Rencana pembangunan Masjid Apung ini mendapat sambutan hangat dari para Tokoh Agama setempat. Ketua Majelis Dai Muda Bulukumba, Dr. Ikhwan Bahar, M.Pd, menyatakan dukungannya mengingat Bulukumba dikenal sebagai daerah yang kental dengan nilai-nilai religius dan perda keagamaan.
”Kami berharap masyarakat menanamkan amal jariyah di sini, baik lewat tenaga, pikiran, maupun materi. Melalui masjid ini, kita ingin membangkitkan peradaban Islam dan mencetak generasi yang cinta masjid,” tutur Dr. Ikhwan.
Ladang Amal Jariyah: Mari Berdonasi
Pembangunan Masjid Apung ini membuka kesempatan emas bagi siapa saja yang ingin berinvestasi di akhirat.
Setiap sujud dan ayat suci yang dilantunkan di masjid ini kelak, akan menjadi pahala yang terus mengalir bagi para donatur.
Mari jadi bagian dari tegaknya syiar Islam di pesisir Bulukumba. Sedikit dari kita, berarti besar bagi pembangunan Masjid Apung, rumah Allah SWT. (*)
Comment