Kawal Makan Bergizi Gratis, Kepala BPOM Taruna Ikrar Pastikan Keamanan Pangan di SDN Jati 05 Pagi

ads
ads

MENITNEWS.COM, JAKARTA — Komitmen pemerintah dalam mewujudkan generasi emas melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian diperkuat dengan pengawasan ketat dari hulu hingga ke piring siswa.

Setelah sebelumnya ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, kini giliran Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, menyambangi SDN Jati 05 Pagi, Jakarta Timur, Rabu (21/1/2026).

​Kunjungan strategis ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap butir nasi dan lauk-pauk yang dikonsumsi siswa tidak hanya bergizi, tetapi juga memenuhi standar keamanan pangan yang ketat.

Bukan Sekadar Makan, Tapi Investasi Masa Depan

​Dalam suasana hangat yang disambut antusias oleh para siswa dan guru, Prof. Taruna Ikrar menegaskan bahwa BPOM berdiri sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas Program MBG.

​”Kita ingin program besar ini tidak hanya sukses dari sisi cakupan, tetapi juga kuat dari sisi mutu dan keamanan pangannya. Anak-anak adalah investasi masa depan bangsa. Maka, apa yang masuk ke tubuh mereka harus dipastikan baik,” tegas Taruna Ikrar.

​Dukungan nyata BPOM dalam program unggulan Presiden Prabowo ini mencakup tiga pilar utama:

​Penguatan Aspek Pengawasan: Memastikan bahan baku bebas dari zat berbahaya.

​Edukasi Keamanan Pangan: Memberikan pemahaman kepada pihak sekolah dan penyedia jasa boga.

​Pendampingan Ekosistem: Mengawal rantai distribusi agar makanan tetap higienis hingga sampai ke tangan siswa.

Tinjau Hilir Hingga Hulu: Dari Sekolah ke SPPG Cipinang

​Tak hanya berhenti di lingkungan sekolah, Prof. Taruna bersama jajaran pimpinan tinggi BPOM—termasuk Sekretaris Utama Irjen Pol Jayadi dan para Deputi—juga melakukan inspeksi ke Satuan Pelayanan Penyiapan Makanan (SPPG) Cipinang POLRI.

​Langkah ini diambil untuk memvalidasi bahwa proses pengolahan dan distribusi pangan telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) kesehatan.

Kunjungan ini membuktikan bahwa pengawasan BPOM menyentuh titik hulu hingga ke meja makan anak-anak Indonesia.

​Aksi turun lapangan ini juga menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-25 BPOM. Di usia peraknya, BPOM telah merancang 25 kegiatan strategis yang akan mencapai puncaknya pada 31 Januari 2026 mendatang.

​Kehadiran BPOM dalam Program MBG adalah manifestasi dari visi “BPOM Baru” yang lebih modern, responsif, dan hadir nyata di tengah masyarakat.

​”Program Makan Bergizi Gratis dari sekolah hingga pusat penyediaan pangan seperti SPPG Cipinang, BPOM menempatkan standar sebagai bentuk tanggung jawab. Ini adalah jalan kita menuju generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh untuk Indonesia Emas 2045,” pungkas Taruna. (*)

Comment