MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas), secara resmi mengumumkan kuota penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026.
Kampus Merah ini siap menampung 11.623 calon mahasiswa melalui berbagai jalur seleksi, mulai dari jalur prestasi nasional hingga jalur khusus bagi talenta-talenta unik seperti penghafal Al-Qur’an dan pemimpin organisasi sekolah.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, merinci pembagian kuota tahun ini menjadi tiga pilar utama SNBP (Prestasi): 31,14%, SNBT (Tes UTBK): 49,57%, dan Jalur Mandiri: 19,29%.
”Data kuota ini telah kami serahkan ke kementerian untuk diumumkan secara resmi kepada publik,” ujar Prof. Ruslin di Kampus Unhas, Selasa (20/1/2026).
Strategi Baru: Tambah Prodi, Namun Kuota Melandai
Ada fenomena menarik pada penerimaan tahun ini. Meskipun Unhas menambah jumlah program studi (Prodi) dari 83 menjadi 87 Prodi (termasuk Sarjana Terapan), total kuota keseluruhan justru mengalami sedikit penurunan sekitar 200 hingga 300 kursi dibanding tahun lalu.
Prof. Ruslin menjelaskan bahwa langkah ini merupakan hasil rasionalisasi berbasis data lima tahun terakhir.
“Kami menganalisis perbandingan antara minat pendaftar dengan daya tampung. Ada prodi yang kuotanya kami kurangi, namun ada juga yang kami tambah sesuai kebutuhan pasar dan hasil evaluasi akademik,” jelasnya.
Peluang Emas Jalur Tahfiz, OSIS, dan Difabel
Universitas Hasanuddin terus mempertegas posisinya sebagai kampus inklusif yang menghargai keberagaman bakat. Berikut adalah beberapa jalur khusus yang menjadi sorotan.
Jalur Tahfiz Al-Qur’an (Tahun Ketiga): Kabar gembira bagi para hafiz, jalur ini di Universitas Hasanuddin kini semakin terbuka lebar.
“Jalur Tahfiz sudah tersedia di seluruh prodi, termasuk Program Studi Kedokteran,” tegas Prof. Ruslin.
Jalur Ketua OSIS & Prestasi: Bagi mereka yang aktif dalam kepemimpinan (OSIS) serta memiliki prestasi di bidang olahraga, seni, dan keilmuan, Unhas tetap memberikan porsi khusus.
Kuota Disabilitas: Sejak tahun 2003, Unhas konsisten menerima mahasiswa difabel. Tahun lalu, 10 mahasiswa difabel berhasil masuk dan seluruhnya mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah.
Tahun ini, Unhas menargetkan angka yang sama atau lebih.
Pesan Tegas: Waspada Calo dan Gunakan Strategi
Menutup keterangannya, Prof. Ruslin mengingatkan para calon mahasiswa agar tidak mudah tergiur oleh tawaran pihak-pihak tidak bertanggung jawab atau calo yang menjanjikan kelulusan.
”Yakinlah pada kemampuan diri sendiri. Belajarlah dengan baik dan yang terpenting: gunakan strategi dalam memilih jurusan. Lihat peluang peminatan dan sesuaikan dengan kemampuan akademik Anda,” pungkasnya, mewakili Universitas Hasanuddin. (*)
Comment