MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) mengambil langkah tegas, terhadap praktik kecurangan dalam proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Sebanyak empat sekolah resmi masuk dalam daftar hitam (blacklist) setelah terdeteksi melakukan manipulasi data demi meloloskan siswanya.
Sanksi ini berakibat fatal: seluruh lulusan dari keempat sekolah tersebut tidak diperbolehkan mendaftar sebagai calon mahasiswa baru di Unhas selama tiga tahun berturut-turut.
Manipulasi Nilai Rapor Jadi Pemicu
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, mengungkapkan bahwa sanksi ini diberikan karena ditemukannya praktik “memoles” prestasi siswa, agar masuk kategori eligible pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
”Ada empat sekolah yang kami blacklist. Kami sudah kirimkan surat resminya. Mereka dilarang mendaftar ke Unhas selama tiga tahun,” tegas Prof. Ruslin, dalam Konferensi Pers SNPMB 2026 di Gedung Rektorat Unhas, Selasa (20/1/2026).
Modus operandi yang ditemukan meliputi: manipulasi nilai rapor untuk seluruh mata pelajaran, dan perekayaan nilai pada dua mata pelajaran pendukung program studi tujuan.
Pihak Unhas mencatat adanya pergeseran angka kecurangan dari tahun ke tahun. Meskipun jumlah individu yang dibatalkan kelulusannya menurun, namun jumlah sekolah yang terlibat justru meningkat.
“Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kecurangan. Sistem kami mampu mendeteksi jika ada ketidakwajaran pada nilai yang disetorkan sekolah,” tambah Prof. Ruslin.
Identitas Sekolah Dirahasiakan
Meski sanksi telah dijatuhkan, pihak Unhas memilih untuk tidak mempublikasikan nama-nama sekolah tersebut secara terbuka ke media.
Prof. Ruslin hanya membocorkan bahwa sekolah-sekolah tersebut tersebar di beberapa daerah.
”Pokoknya tersebar di beberapa daerah, tetapi tidak perlu disebutkan nama sekolahnya,” ujarnya sembari tersenyum.
Untuk meminimalisir kejadian serupa di masa depan, Unhas terus menggencarkan edukasi melalui berbagai kanal, di antaranya sosialisasi & Promosi (Sospro) Online, dan roadshow ke berbagai Kabupaten/Kota.
Serta Unhas Open Day untuk transparansi informasi, dan edukasi masif melalui Konten Media Sosial.
Sebagai informasi, Universitas Hasanuddin tetap membuka tiga jalur resmi penerimaan mahasiswa baru: SNBP (Prestasi), SNBT (Tes), dan Jalur Mandiri.
Pihak Universitas Hasanuddin berharap sekolah dapat bertindak jujur demi menjaga masa depan para siswa dan integritas dunia pendidikan. (*)
Comment