MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Di tengah pesatnya digitalisasi perbankan, Bank Sulselbar mengimbau semua nasabah untuk semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan siber.
Baru-baru ini, Bank Sulselbar melalui akun resminya mengeluarkan peringatan tegas mengenai munculnya nomor WhatsApp tidak resmi yang mengatasnamakan pihak bank untuk mengelabui nasabah.
Modus yang sering digunakan oleh pelaku adalah dengan mengirimkan pesan berisi informasi palsu, seperti pemberitahuan “Pemenang Undian Berhadiah” atau pembaruan data akun.
Pelaku biasanya akan menggiring korban untuk memberikan data-data rahasia perbankan.
Jangan Terkecoh! Ini Pesan Resmi Bank Sulselbar
Pihak manajemen Bank Sulselbar menegaskan bahwa keamanan data nasabah adalah prioritas utama. Oleh karena itu, nasabah diminta untuk mengingat prinsip dasar berikut:
Jangan Pernah Berbagi Data Rahasia: Bank Sulselbar TIDAK PERNAH meminta data pribadi, kode OTP (One-Time Password), PIN ATM, maupun password aplikasi melalui WhatsApp, Email, SMS, atau media sosial apa pun.
Abaikan Pesan Mencurigakan: Jika Anda menerima pesan dari nomor asing yang menjanjikan hadiah atau meminta data tertentu, segera abaikan dan jangan dibalas.
Laporkan Segera: Jika Anda menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke kanal resmi atau kantor cabang terdekat.
”Selalu cek kebenaran informasi di kanal resmi kami. Jangan mudah tergiur iming-iming hadiah yang tidak jelas sumbernya,” ujar Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie, Rabu (21/1/2026).
Hartani menyatakan, nasabah harus memastikan hanya berinteraksi melalui kanal komunikasi resmi.
Berikut kanal resmi Bank Sulselbar untuk menghindari penipuan: Website Resmi: www.banksulselbar.co.id. Call Center: 1500855. Instagram: @banksulselbar.official (Pastikan memiliki centang biru/verified.
Tips Aman Bertransaksi Digital
Gunakan koneksi internet yang aman saat mengakses mobile banking dan Ganti PIN dan Password secara berkala.
Aktifkan fitur notifikasi transaksi agar Anda bisa memantau setiap aktivitas pada rekening secara real-time.
”Dengan tetap waspada dan tidak sembarangan membagikan informasi rahasia, Anda telah membantu memutus rantai kejahatan perbankan digital,” harap Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie. (*)
Comment