Refleksi Hari Jadi Luwu ke-758: Ketua YK Rombsis Indonesia, Andi Idhanursanty Ajak Masyarakat Luwu Raya Lawan Ketidakberdayaan Dengan Kemanusiaan

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​LUWU — Menjelang peringatan dua tonggak sejarah besar di Tana Luwu, Ketua Umum Yayasan Kemanusiaan Rombsis (YK Rombsis) Indonesia, Hj. Andi Idhanursanty, menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh masyarakat Bumi Sawerigading.

​Tahun 2026 ini menjadi momentum istimewa dengan peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 (21 Januari 2026) dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 (23 Januari 2026).

Bagi Andi Idhanursanty, rangkaian sejarah ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat tentang harga diri dan karakter Bangsa.

​Andi Idhanursanty menekankan bahwa nilai luhur Masyarakat Luwu harus tetap relevan di tengah tantangan zaman.

Ia menyoroti filosofi Toddo Puli Temmalara, sebagai kompas moral bagi generasi muda.

​”Sejarah mencatat bahwa Luwu dibangun di atas fondasi keberanian dan harga diri. Mari kita buktikan bahwa semangat ‘Toddo Puli Temmalara’—teguh pada keyakinan yang benar—masih mengalir dalam nadi kita,” ujar Andi Idhanursanty, Kamis (22//2026).

​Ketua YK Rombsis Indonesia, Andi Idhanursanty menambahkan bahwa, bentuk perlawanan saat ini telah berubah bentuk.

“Jika 80 tahun lalu rakyat Luwu mengangkat senjata melawan penjajah, maka hari ini musuh utamanya adalah masalah sosial,” tutur ​Ketua YK Rombsis Indonesia, Andi Idhanursanty.

​Sebagai tokoh yang aktif di bidang kemanusiaan melalui YK Rombsis Indonesia, ia berharap semangat patriotisme para pahlawan bertransformasi menjadi aksi nyata di masyarakat.

​Melawan Kemiskinan: Mengubah semangat tempur menjadi semangat kemandirian ekonomi.

​Keadilan Sosial: Memastikan tidak ada masyarakat yang terpinggirkan melalui gotong royong.

​Aksi Kemanusiaan: Menjadikan kepedulian sebagai gaya hidup masyarakat Luwu modern.

​”Mari kita lawan ketidakberdayaan dengan kepedulian, dan kita jaga martabat Tana Luwu dengan kerja nyata untuk kemanusiaan,” tegasnya.

​Harapan Untuk Kebangkitan Luwu Raya

​YK Rombsis ingin menegaskan identitas Masyarakat Luwu yang religius dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

​Peringatan di tahun 2026 ini, YK Rombsis Indonesia berharap menjadi titik balik bagi kebangkitan ekonomi dan penguatan jaring sosial di seluruh Wilayah Luwu Raya, mulai dari Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, hingga Kota Palopo. (*)

Comment