PDAM Makassar Gratiskan Penggantian Meter Air Tua: Pastikan Tagihan Akurat dan Transparan!

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Kabar gembira bagi warga Kota Makassar. Guna menjamin keadilan dalam tagihan dan meningkatkan kualitas layanan, Perumda Air Minum atau PDAM Kota Makassar, resmi meluncurkan program penggantian meter air tua dan rusak secara gratis.

​Program strategis ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai Januari hingga Maret 2026.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap tetes air yang digunakan pelanggan tercatat dengan presisi tinggi melalui teknologi meteran yang prima.

​Kepala Bagian Humas PDAM Makassar, Fazad Azizah, mengungkapkan bahwa meter air memiliki “masa usia teknis”.

Jika sudah melewati batas waktu tertentu, performa alat ukur tersebut cenderung menurun.

​”Meteran yang sudah digunakan lebih dari lima tahun berisiko mengalami aus atau penurunan fungsi. Jika dibiarkan, hal ini bisa merugikan pelanggan karena pencatatan tidak akurat, atau merugikan pihak PDAM,” jelas Fazad dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).

Ciri-Ciri Meteran yang Masuk Target Penggantian

​Berdasarkan evaluasi teknis di lapangan, PDAM memprioritaskan penggantian pada unit dengan kondisi berikut:

​Usia Teknis: Meteran yang sudah digunakan lebih dari 5 tahun.

​Kerusakan Fisik: Angka meteran macet atau kaca pelindung buram/pecah.

​Anomali Putaran: Jarum meteran bergerak tidak stabil atau bahkan berhenti sama sekali meski air mengalir.

​Menanggapi isu pungutan liar, Fazad menegaskan bahwa program ini 100% tidak dipungut biaya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan PDAM.

​Identitas Resmi: Petugas lapangan wajib membawa tanda pengenal (ID Card) resmi PDAM Makassar.

​Tanpa Biaya: Pelanggan dilarang memberi uang tip atau biaya administrasi apa pun kepada petugas.

​Lapor Pungli: Jika menemukan adanya permintaan biaya, pelanggan diminta segera melapor melalui kanal pengaduan resmi.

​”Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk membangun tata kelola yang profesional dan bertanggung jawab. Kami ingin pelanggan merasa tenang karena tagihan mereka dihitung berdasarkan data yang benar-benar akurat,” tutup Fazad.

​Dengan adanya pembaruan alat ukur ini, PDAM Makassar optimis dapat menekan angka keluhan pelanggan terkait lonjakan tagihan yang tidak wajar akibat kerusakan alat ukur lama. (*)

Comment