MENITNEWS.COM, GOWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, terus tancap gas dalam mewujudkan target swasembada pangan Nasional.
Langkah nyata ini dibuktikan dengan penyaluran bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI,kepada kelompok tani di Dusun Bonto-bonto, Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (24/1/2026).
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Mendorong Indeks Pertanaman dan Efisiensi
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya strategis untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) di wilayah Gowa.
Dengan mekanisasi pertanian, proses olah lahan diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.
”Hari ini kita menyaksikan sinergi antara pusat dan daerah. Pemkab Gowa aktif menjemput bola ke pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan petani, mulai dari alsintan, sarana produksi (saprodi), hingga bibit unggul terpenuhi,” ujar Darmawangsyah.
Ia juga menambahkan bahwa percepatan produksi ini adalah bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Gowa dalam menjamin ketersediaan pangan yang aman, cukup, dan bergizi bagi seluruh masyarakat.
Petani Tak Lagi Terbebani Biaya Sewa
Kegembiraan terpancar dari wajah para petani. Maja Daeng Nai, perwakilan Kelompok Tani Tali Mas, mengungkapkan bahwa bantuan berupa hand tractor (traktor tangan) dua roda ini adalah jawaban atas kesulitan mereka selama ini. Dia berterima kasih kepada Pemkab Gowa.
Manfaat langsung yang dirasakan petani antara lain Hemat Biaya: Petani tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk menyewa alat.
Efisiensi Waktu: Pengolahan lahan menjadi lebih singkat menjelang musim tanam April mendatang.
Dukungan Saprodi: Selain traktor, petani juga menerima bantuan pupuk cair untuk nutrisi tanaman.
”Kami sangat bersyukur. Selama ini kami harus menyewa, sekarang sudah punya sendiri. Ini sangat membantu 25 anggota kelompok tani kami untuk mulai menanam padi di bulan April nanti,” tutur Maja penuh syukur.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti kolaborasi kuat antara Pemkab Gowa, DPRD Provinsi Sulsel, dan Kementan RI.
Dengan dukungan teknologi pertanian yang tepat guna, Pemkab Gowa optimis mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan. (*)
Comment