JAKARTA, MENITNEWS.COM – Selebgram populer Willie Salim akhirnya angkat bicara mengenai kegaduhan yang menyeret namanya terkait tuduhan giveaway “settingan”. Melalui pernyataan resmi di akun Instagram pribadinya, Willie mengungkap fakta di balik konten-kontennya yang viral sepanjang tahun 2023.
Willie menjelaskan bahwa apa yang dilihat publik di layar kaca merupakan bagian dari teknik kreatif dalam dunia pembuatan konten. Ia menyebut ada unsur dramatisasi yang bertujuan untuk menghibur.
Mengenal Format Dramatisasi dan Reka Ulang
Dalam keterangannya, Willie menekankan bahwa kontennya menggunakan pendekatan storytelling dramatization dan reenactment (reka ulang). Menurutnya, hal ini adalah praktik lumrah dalam industri hiburan untuk menyampaikan pesan atau cerita secara lebih menarik.
“Itu adalah format hiburan untuk menyampaikan cerita, bukan niat untuk menipu atau merugikan siapa pun,” ujar Willie Salim dalam unggahannya, Minggu (25/1/2026).
Ia juga mengklarifikasi bahwa video-video yang kembali dipermasalahkan netizen baru-baru ini merupakan konten lama dari tahun 2023. “Dan itu bagian dari proses belajar aku,” tambahnya.
Komitmen Terhadap Hadiah dan Kritik
Menanggapi tudingan miring soal pembagian hadiah, Willie menegaskan prinsip kejujuran yang ia pegang teguh. Ia mengaku siap melakukan evaluasi jika terdapat ketidaksinkronan antara konten dengan kejadian di lapangan.
“Satu prinsip yang aku pegang, aku tidak pernah berniat membohongi soal hadiah atau merugikan orang. Kalau dalam perjalanan ada perbedaan antara yang disampaikan di konten dan yang terjadi di lapangan, itu jadi bahan evaluasi buat aku,” tegasnya.
Tegas Terhadap Tindakan Doxxing
Meski mengaku sangat terbuka terhadap kritik dari netizen, Willie menyatakan tidak akan tinggal diam jika kritik tersebut berubah menjadi tindakan kriminal atau perundungan siber yang melampaui batas.
Ia menyoroti beberapa tindakan yang menurutnya sudah masuk kategori membahayakan, seperti:
-
Doxxing (penyebaran data pribadi).
-
Ancaman nyata di ruang fisik.
-
Aksi mendatangi rumah yang mengganggu privasi dan keamanan.
“Itu bukan lagi kritik, melainkan tindakan membahayakan orang lain. Untuk hal-hal yang bersifat sensitif, aku mengikuti proses yang berlaku secara profesional,” kata Willie.
Menutup pernyataannya, Willie Salim memilih untuk tetap fokus pada visi awalnya dalam berkarya, yakni memberikan dampak positif melalui konten-konten bantuan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (*)
Comment