MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Gebrakan dalam transparansi dan modernisasi layanan publik, kembali membuahkan hasil manis bagi Pemerintah Kota Makassar. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar, Andi Asminullah, resmi dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Terinovatif pada ajang bergengsi Peduli Indonesia Award 2026.
Penganugerahan yang berlangsung pada Jumat malam (23/1/2026) di Hotel Claro Makassar ini, menjadi bukti nyata kesuksesan Bapenda dalam mengubah wajah birokrasi menjadi lebih modern, responsif, dan akuntabel di bawah kepemimpinan Andi Asminullah.
Acara yang diinisiasi oleh Media Herald Indonesia ini, dihadiri oleh deretan tokoh penting. Mulai dari Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, hingga jajaran pimpinan DPRD dan Tokoh Masyarakat.
Strategi Unggulan: Dari Digitalisasi Hingga Jemput Bola
Andi Asminullah dinilai sukses membawa Bapenda Makassar melampaui standar pelayanan konvensional melalui empat pilar utama:
Sistem Terintegrasi: Meminimalisir potensi kebocoran pendapatan melalui sistem keuangan yang akuntabel.
Aksesibilitas Tinggi: Menghadirkan mobil layanan keliling untuk mendekatkan diri ke wajib pajak di seluruh kecamatan.
Edukasi Kreatif: Kampanye masif di media sosial untuk meningkatkan kesadaran pajak sejak dini.
Kemitraan Strategis: Kolaborasi dengan dunia perbankan dan akademisi untuk tata kelola berbasis riset.
“Inovasi Bukan Pilihan, Tapi Keharusan”
Saat ditemui usai menerima penghargaan, Andi Asminullah mengungkapkan bahwa, pencapaian ini bukanlah titik akhir, melainkan pemacu semangat untuk terus bertransformasi.
”Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh tim di Bapenda yang telah bekerja tanpa lelah di lapangan. Di era digital ini, inovasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan jika kita ingin mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat,” ungkap Andi Asminullah, Minggu (25/1/2026).
Ia juga menambahkan bahwa transparansi adalah kunci utama dalam mengelola uang rakyat.
”Masyarakat akan dengan senang hati membayar pajak, jika mereka melihat hasilnya nyata dan prosesnya mudah. Target kami ke depan adalah memastikan seluruh transaksi pendapatan daerah dilakukan secara non-tunai (cashless), sehingga tidak ada lagi celah untuk penyimpangan. Kami ingin setiap rupiah yang masuk benar-benar dirasakan manfaatnya untuk pembangunan Makassar,” tegasnya.
Dampak Nyata Bagi Kota Makassar
Inovasi yang diusung terbukti memberikan dampak signifikan. Tingkat kepatuhan wajib pajak meningkat tajam, yang berbanding lurus dengan tren positif Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Capaian ini memantapkan posisi Kota Makassar sebagai salah satu kota dengan tata kelola pendapatan daerah terbaik di Indonesia. Selamat buat Kepala Bapenda Makassar, Andi Asminullah. (*)
Comment