MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Bank Sulselbar berkomitmen melakukan transformasi kinerja besar-besaran, usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Komisaris Utama Bank Sulselbar, Jufri Rahman, menegaskan bahwa potret kinerja ini akan menjadi acuan strategis bagi jajaran manajemen untuk memperkuat fungsi intermediasi perbankan.
Penyerahan LHP Kinerja atas Efektivitas Operasional Bank Tahun 2023 hingga Semester I 2025 ini, berlangsung di Auditorium BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, Rabu (28/1/2026).
Dokumen tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Sulsel, Winner Frangky Halomoan Manalu, kepada Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, dan Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi.
Fokus Pada Perbaikan dan Efektivitas
Komisaris Utama PT Bank Sulselbar, Jufri Rahman, memberikan apresiasi tinggi atas audit profesional yang dilakukan BPK.
Baginya, temuan dan rekomendasi BPK bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen evaluasi yang sangat berharga.
“Hasil pemeriksaan ini akan menjadi acuan bagi Komisaris dan Direksi untuk bekerja ke depannya dalam mencermati persoalan yang dihadapi. Rekomendasi LHP ini diharapkan mampu mendorong peningkatan efektivitas operasional sekaligus memperkuat peran bank daerah dalam ekonomi regional,” ujar Jufri.
Capaian Positif & Ruang Akselerasi
Dalam laporannya, Kepala BPK Sulsel, Winner Frangky Halomoan Manalu, memaparkan sejumlah prestasi yang telah diraih Bank Sulselbar, di antaranya:
Keamanan IT Bank Sulselbar: Keberhasilan penerapan ISO 27001:2022 dan pembentukan Security Operation Center (SOC).
Transparansi: Keterbukaan informasi terkait produk Dana Pihak Ketiga (DPK) di Bank Sulselbar.
Mitigasi Risiko: Implementasi konsep three lines of defence dalam penyaluran kredit produktif.
Meski demikian, BPK juga memberikan tiga rekomendasi strategis untuk akselerasi bisnis ke depan:
Penguatan pelaporan berkala sistem pengamanan Teknologi Informasi.
Integrasi strategi pendanaan murah (low-cost fund) dengan penyaluran kredit yang lebih profitabel.
Kebijakan pengendalian Non-Performing Loan (NPL) yang lebih ketat sesuai target risiko.
Dukungan Pemerintah dan Legislatif
Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, berharap momentum ini menjadi titik balik bagi Bank Sulselbar untuk terus berinovasi, terutama dengan kehadiran jajaran komisaris baru.
Senada dengan itu, Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menegaskan akan terus mengawal tindak lanjut LHP ini demi kemajuan bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan dan Barat tersebut.
”Kami berharap rekomendasi ini segera ditindaklanjuti. DPRD akan menjadikan LHP ini referensi utama dalam fungsi pengawasan dan penganggaran termasuk untuk Bank Sulselbar,” tutup Winner Frangky. (*)
Comment