Luwu Raya Makin Terkoneksi! Pemprov Sulsel Kebut Pengerjaan Tujuh Ruas Jalan Strategis

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel), dalam memeratakan pembangunan infrastruktur di Wilayah Luwu Raya, kini memasuki babak baru.

Melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), Pemprov Sulsel tengah memacu penyelesaian proyek perbaikan jalan yang mencakup tujuh ruas strategis serta akses krusial menuju wilayah terpencil.

​Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), proyek yang masuk dalam Paket VI ini dirancang untuk mempermudah mobilitas masyarakat dan memangkas waktu tempuh antar-Kabupaten.

​Berikut adalah daftar tujuh ruas jalan yang menjadi fokus utama: ​Ruas Batas Toraja Utara – Pantilang – Bua: 3,00 km. Ruas Tedong Bonga – Buntao – Batas Luwu: 25,96 km.

​Kemudian Ruas Pantilang – Bonglo – Batas Kota Palopo: 17,43 km. Ruas Batas Luwu – Latuppa: 5,17 km.

​Area Kota Palopo: Meliputi Jalan Samiun (0,25 km), Jalan Opu Tosappaile (1,35 km), dan Jalan Pong Simpin (4,82 km).

​Kepala Dinas BMBK Sulsel, Andi Ihsan, mengungkapkan bahwa saat ini proses lelang tengah memasuki tahap pembukaan dokumen.

​”In Syaa Allah, kami percepat proyek jalan Luwu Raya. Harapannya, pengerjaan fisik sudah bisa dimulai pada akhir Februari ini,” ujar Andi Ihsan optimis.

​Selain tujuh ruas jalan di Luwu Raya tersebut, kabar baik juga datang untuk warga Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara.

Wilayah yang selama ini dikenal dengan medan ekstrem dan akses sulit—berupa jalan berlumpur serta jembatan kayu—akhirnya mendapat perhatian khusus.

​Untuk mengubah wajah akses ke Seko, Pemprov Sulsel bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) melalui skema pembiayaan bersama:

​Anggaran KemenPU: Rp48 Miliar (Sudah memiliki pemenang lelang). Anggaran APBD Sulsel: Rp20 Miliar (Dalam proses lelang).

Bentuk Nyata Atensi Untuk Luwu Raya

​Langkah masif ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya strategis untuk menghidupkan urat nadi ekonomi di wilayah utara Sulawesi Selatan.

​Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menegaskan bahwa rentetan proyek ini adalah bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat Luwu Raya.

​”Paket-paket infrastruktur ini adalah bentuk atensi penuh Pemprov Sulsel untuk memastikan pembangunan di Luwu Raya tidak tertinggal dan semakin terkoneksi dengan wilayah lainnya,” tegas Jufri.

​Dengan perbaikan jalan ini, diharapkan biaya logistik menurun dan akses layanan kesehatan serta pendidikan bagi warga di pelosok Luwu Raya, seperti Seko, dapat terjamin dengan lebih baik. (*)

Comment