MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) resmi menggandeng para pemuda untuk menjadi garda terdepan dalam misi besar: memberantas buta finansial.
Melalui program Training of Trainers (ToT), sebanyak 45 pemuda terpilih dari Duta Pemuda Kota Makassar 2025 dan alumni Forum Pemuda Kota Makassar digembleng untuk menjadi agen penggerak literasi keuangan.
Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi apik antara OJK Sulsel Sulbar dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar.
Dalam kegiatan yang digelar di Learning Center OJK Sulselbar ini, diperkenalkan inisiatif baru bertajuk OJK PEDULI (OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan).
Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Arif Machfoed, menegaskan bahwa pemuda bukan sekadar penonton, melainkan motor penggerak.
”OJK mengajak pemuda untuk aktif menyuarakan pentingnya literasi keuangan kepada lingkungan sekitar. Ini adalah bagian dari upaya kita membangun masyarakat yang cerdas secara finansial,” ujar Arif.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri, menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, kapasitas pemuda harus diperkuat dengan wawasan yang relevan dengan zaman, terutama dalam mengelola uang dan memilih layanan keuangan yang legal.
- Tujuan Utama OJK Sulselbar: Membekali pemuda agar mampu mengedukasi keluarga dan teman sebaya.

- Harapan OJK Sulselbar: Meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan secara signifikan di wilayah Sulsel.
Para Duta Pemuda tidak hanya sekadar duduk dan mendengar. Mereka dibekali materi komprehensif yang mencakup:
- Mengenal OJK: Tugas dan fungsi pengawasan lembaga keuangan.
- Investasi di Pasar Modal: Mekanisme perdagangan dan cara berinvestasi yang aman.
- Produk Keuangan: Pemahaman mendalam tentang Perbankan dan Pergadaian.
Menuju Masyarakat Melek Finansial
Duta Pemuda Makassar diharapkan menjadi mitra strategis OJK, dalam menjangkau generasi muda yang lebih luas.
Dengan gaya bahasa yang lebih relatable, para duta ini diharapkan mampu memutus rantai penipuan keuangan (investasi bodong) dan pinjaman ilegal yang marak terjadi.
OJK Sulselbar berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah, demi memastikan seluruh lapisan masyarakat semakin cakap dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan secara bertanggung jawab. (*)
Comment