Takalar Cepat! Daeng Manye Sulap Layanan Publik Jadi Digital, Transparan, dan Tanpa Ribet

ads
ads

MENITNEWS.COM, TAKALAR — Di era transformasi digital yang terus berkembang pesat, Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, bersama Wakil Bupati H. Hengky Yasin, berkomitmen memperkuat literasi digital secara merata di seluruh Wilayah Kabupaten Takalar

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem pelayanan berbasis digital mulai dari tingkat desa dan kelurahan, kecamatan hingga kantor-kantor pelayanan di lingkup kabupaten.

“Sesuai visi misi Pemkab, literasi digital mempermudah layanan, mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga kantor pelayanan di kabupaten,” katanya.

“Mulai dari pengurusan administrasi dengan lebih mudah, cepat dan transparan hingga pelayanan kepada masyarakat yang semakin efisien,” tutur Bupati Daeng Manye.

Daeng Manye menegaskan bahwa, penguatan literasi digital bukan sekadar menghadirkan akses internet.

Seperti Pojok Internet Desa (Poindes) di 50 Desa yang sudah terbangun dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pelajar, dan literasi Digital juga membangun sistem yang terintegrasi, tertata, dan berkelanjutan.

Menurut Daeng Manye, Pemerintah Daerah terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur serta edukasi kepada masyarakat, agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.

Dikatakan Daeng Manye, mulai dari meningkatkan promosi destinasi wsata dan meningkatkan pelaku UKMM yang ada di Kabupaten Takalar.

Ia pun menekankan bahwa Dengan sistem literasi digital yang semakin kuat, proses pelayanan publik kini dapat dilakukan lebih efektif, memangkas birokrasi yang berbelit.

Serta tentunya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pemerintahan.

Digitalisasi juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengakses informasi pembangunan secara lebih luas dan terbuka.

“Langkah ini menjadi bagian dari visi besar Pemkab Takalar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelas Daeng Manye.

Melalui transformasi digital yang terstruktur, diharapkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah semakin meningkat.

“Dengan semangat Takalar Cepat, penguatan literasi digital terus menjadi prioritas demi menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Takalar,” pungkas Daeng Manye. (*)

Comment