MAKASSAR, MENITNEWS.COM – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menggelar Unhas Open Day (UOD) 2026 di GOR JK Arenatorium, Kampus Tamalanrea, Sabtu (07/02). Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, ajang ini menjadi ruang edukasi bagi calon mahasiswa untuk mengenal sistem pendidikan dan pilihan studi di Unhas secara mendalam.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (Prof JJ), didampingi jajaran pimpinan universitas dan fakultas.
Lebih dari Sekadar Promosi

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin, Ph.D., menegaskan bahwa UOD adalah bentuk transparansi informasi.
“UOD bukan sekadar ajang promosi, melainkan ruang dialog seluas-luasnya. Kami ingin memastikan setiap calon mahasiswa memilih program studi dengan keyakinan kuat berdasarkan informasi yang akurat,” ujar Prof. Ruslin.
Kuota dan Jalur Masuk 2026
Pada tahun ini, Unhas memberikan porsi besar pada jalur seleksi nasional. Berikut adalah rincian kuota penerimaan mahasiswa baru Unhas 2026:
| Jalur Seleksi | Persentase | Kuota (Kursi) |
| SNBP (Nasional – Prestasi) | 31,14% | 3.620 |
| SNBT (Nasional – Tes) | 49,57% | 5.671 |
| Mandiri | 19,29% | – |
| Total Seleksi Nasional | 80,71% | 9.291 |
Saat ini, Unhas menawarkan 74 Program Studi Sarjana dan 13 Program Studi Vokasi yang siap mencetak SDM unggul untuk membawa Indonesia keluar dari middle income trap.
Fasilitas dan Pengalaman Langsung
UOD 2026 menghadirkan 21 tenant, yang terdiri dari:
-
18 Tenant Fakultas & Pascasarjana: Informasi detail mengenai program studi dan fasilitas.
-
3 Tenant Pendukung: Melayani informasi pendaftaran, beasiswa, dan kegiatan kemahasiswaan.
Tak hanya melihat pameran, para peserta juga mendapatkan sesi pemaparan khusus dari tiap fakultas serta fasilitas campus tour dan campus loop untuk merasakan langsung atmosfer lingkungan kampus.
Antusiasme Tinggi

Pada hari pertama, tercatat lebih dari 5.000 peserta memadati lokasi acara. Tingginya minat ini menunjukkan besarnya ekspektasi masyarakat terhadap Unhas sebagai jantung pendidikan di Kawasan Timur Indonesia.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, hingga Minggu, 8 Februari 2026. (*)
Comment