Awas! Penipuan Pajak Digital Incar Rekening Anda, Bank Sulselbar Sampaikan Cara Menghindarinya

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Di tengah kemajuan teknologi, modus kejahatan siber pun semakin beragam. Baru-baru ini, Bank Sulselbar mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh nasabah dan masyarakat  terkait maraknya aksi penipuan pajak digital.

​Penipu kini sering kali berpura-pura menjadi pihak resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) atau instansi pemerintah lainnya, untuk mengelabui korban.

Jika tidak jeli, saldo rekening dan data pribadi Anda bisa ludes hanya dalam sekejap.

Modus Penipuan yang Sering Terjadi

​Para pelaku biasanya mengirimkan pesan singkat (SMS) atau chat WhatsApp yang berisi informasi palsu, seperti ​pemberitahuan bahwa pajak Anda belum lunas.

​Instruksi untuk melakukan pembayaran segera ke nomor rekening pribadi/tertentu. ​Permintaan untuk mengeklik tautan (link) atau mengunduh file (.APK) yang ternyata adalah alat pencuri data.

​Bank Sulselbar menegaskan agar masyarakat jangan pernah membagikan informasi sensitif berikut kepada siapa pun, terutama melalui kanal yang tidak resmi.

Jangan membagikan ​NIK (Nomor Induk Kependudukan), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak, ​OTP (One-Time Password), ​PIN (Personal Identification Number), dan ​Data Perbankan (Nomor kartu debit/kredit, CVV, dll).

Instansi resmi seperti Dirjen Pajak, tidak akan pernah meminta pelunasan pajak melalui transfer ke rekening atas nama pribadi.

Tips Aman Terhindar Dari Phising Paja

​Agar Anda tetap aman saat bertransaksi digital, ikuti langkah-langkah perlindungan berikut:

      • ​Verifikasi Sumber: Selalu pastikan informasi yang Anda terima berasal dari kanal komunikasi resmi Bank Sulselbar atau situs resmi pajak.go.id.
      • ​Abaikan Pesan Mencurigakan: Jika ada pesan yang menekan Anda untuk segera mentransfer uang, abaikan dan segera blokir nomor tersebut.
      • ​Gunakan Kontak Resmi: Jika ragu, segera hubungi Call Center Bank Sulselbar di 1500855 untuk melakukan konfirmasi.

Corporate Secretary Bank Sulselbar, Hartani Djurnie mengatakan, Keamanan data adalah tanggung jawab bersama. Tetap waspada, jangan lengah, dan lindungi aset Anda dari segala bentuk penipuan digital.

“Ingat, satu kelalaian kecil dalam membagikan data pribadi bisa berdampak besar pada keamanan finansial Anda,” imbau Corporate Bank Sulselbar, Hartani Djurnie. (*)

Comment