JAKARTA, MENITNEWS.COM – Raksasa teknologi Meta secara resmi memperbarui kebijakan persyaratan sistem minimum untuk aplikasi pesan instan populer mereka, WhatsApp. Berlaku efektif mulai 1 Februari 2026, kebijakan ini akan membuat jutaan perangkat lawas tidak lagi dapat mengakses layanan komunikasi tersebut.
Langkah ini diambil untuk memastikan standar keamanan tertinggi dan integrasi fitur berbasis kecerdasan buatan (Meta AI) yang lebih kompleks dapat berjalan optimal di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Alasan Teknis: Keamanan dan AI
Manajemen Meta menjelaskan bahwa ada alasan teknis yang kuat di balik keputusan ini. Seiring berkembangnya teknologi enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption), perangkat keras lama sering kali tidak lagi mampu menangani beban komputasi yang dibutuhkan.
Selain itu, faktor keamanan menjadi prioritas utama. “Protokol keamanan TLS 1.3 yang kini menjadi standar global tidak didukung secara native oleh chipset lawas,” tulis keterangan teknis tersebut. Tanpa dukungan ini, privasi pengguna di perangkat lama sangat rentan terhadap celah peretasan data.
Daftar Perangkat yang Kehilangan Akses
Bagi Anda yang masih menggunakan ponsel keluaran satu dekade lalu, sangat disarankan untuk segera mengecek versi Sistem Operasi (OS). Berikut adalah ringkasan persyaratan terbaru:
Persyaratan Minimum OS 2026
-
Android: Versi 5.0 (Lollipop) atau lebih tinggi.
-
iOS (iPhone): iOS 15.1 atau lebih tinggi.
-
KaiOS: Versi 2.5.0 atau lebih tinggi.
Daftar HP Populer yang Terdampak
Banyak ponsel legendaris yang kini harus “pensiun” karena keterbatasan perangkat keras untuk menjalankan OS terbaru:
-
Apple: iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 5s, 5c, 5, dan model di bawahnya.
-
Samsung: Galaxy S3, S4, S4 Mini, Galaxy Note 2, dan Note 3.
-
Sony: Xperia Z2, Xperia Z3, dan Xperia M.
-
LG: LG G3, Optimus G, Nexus 4.
-
Huawei: Ascend Mate, Ascend G740, Ascend D2.
Peran Chipset NPU dalam Fitur Baru
Poin unik dalam pembaruan tahun 2026 ini adalah kebutuhan akan Neural Processing Unit (NPU). WhatsApp kini bukan lagi sekadar aplikasi pesan teks sederhana.
Fitur-fitur seperti transkrip suara langsung (real-time) dan asisten pintar Meta AI memerlukan instruksi pemrosesan khusus pada chip. Ponsel lawas tanpa dukungan NPU modern berisiko mengalami panas berlebih (overheat) dan penurunan performa yang drastis jika dipaksa menjalankan fitur-fitur ini.
Apa yang Harus Dilakukan Pengguna?
Pengguna yang terdampak akan menerima notifikasi berkala di dalam aplikasi sebelum layanan benar-benar dihentikan. Berikut langkah antisipasinya:
-
Cadangkan Chat: Lakukan backup ke Google Drive atau iCloud sesegera mungkin.
-
Cek Pembaruan: Buka pengaturan ponsel dan periksa apakah ada pembaruan OS yang tersedia.
-
Upgrade Perangkat: Jika OS tidak bisa lagi diperbarui, pertimbangkan beralih ke perangkat kelas menengah (mid-range) terbaru untuk masa dukungan yang lebih panjang.
Meskipun memerlukan biaya tambahan untuk mengganti perangkat, pengguna akan mendapatkan keuntungan berupa keamanan data yang lebih terjamin dan akses ke fitur produktivitas AI terbaru yang lebih lancar. (*)
Comment