Google Translate 2026: Dari Alat Terjemah Jadi Teman Curhat?

(Foto: Google)

ads
ads

JAKARTA, MENITNEWS.COM – Integrasi kecerdasan buatan (AI) yang masif membawa kejutan bagi pengguna Google Translate. Pembaruan besar yang awalnya ditujukan untuk meningkatkan akurasi justru memicu fenomena unik: Google Translate kini bisa diajak mengobrol.

1. Respons Tak Terduga di Mode “Advanced”

Fenomena ini viral di media sosial setelah pengguna menemukan bahwa mode Advanced (Lanjutan) memberikan jawaban langsung terhadap pertanyaan, alih-alih menerjemahkannya.

  • Contoh Kasus: Saat pengguna bertanya “Apa tujuanmu diciptakan?”, sistem tidak lagi mengubah teks ke bahasa lain, melainkan memberikan jawaban deskriptif mengenai identitasnya sebagai model bahasa Google.

  • Pemicu: Keanehan ini sering terjadi saat pengguna memasukkan teks langsung dalam bahasa target.

2. Efek Samping Kecanggihan Model Gemini

Masalah ini muncul pada mode terbaru berbasis Gemini yang dirilis tahun 2026. Meski dirancang untuk hasil yang lebih natural dan kontekstual, kemampuan memahami konteks ini justru menjadi “pedang bermata dua”.

Mengapa ini terjadi? Secara teknis, ini disebut sebagai Prompt Injection. AI gagal membedakan antara “teks yang harus diterjemahkan” dengan “instruksi yang harus dijalankan”, sehingga ia menganggap pertanyaan pengguna sebagai perintah untuk dijawab.

3. Dilema Pengguna: Menghibur atau Mengganggu?

Bagi pengguna awam, hal ini mungkin terasa seperti easter egg yang menghibur. Namun, bagi kalangan profesional, fenomena ini menimbulkan risiko:

  • Ketidakpastian hasil: Hilangnya objektivitas dalam terjemahan.

  • Campur tangan AI: Munculnya “opini” mesin dalam teks formal.


Solusi Cepat

Hingga saat ini, Google belum memberikan pernyataan resmi. Jika Anda membutuhkan akurasi tinggi tanpa gangguan “obrolan” AI, ikuti langkah berikut:

  • Gunakan Mode Classic: Masuk ke pengaturan aplikasi dan pilih mode Classic.

  • Keunggulan: Cara kerja lebih kaku namun deterministik, memastikan fungsi aplikasi tetap murni sebagai penerjemah. (*)

Comment