MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, kembali menorehkan prestasi membanggakan di awal tahun 2026.
Instansi ini resmi berhasil meraih predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025.
Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Apresiasi Dari Pusat Untuk Transformasi Birokrasi
Acara pemberian predikat ini diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Shodiqin, SH., MM, beserta jajaran tim di Ruang Pola Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel pada Rabu, 11 Februari 2026.
Menteri PANRB RI, Rini Widyantini, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini mengusung tema besar:
Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045
Evaluasi ini merupakan bagian dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan pembangunan Zona Integritas yang bertujuan agar birokrasi semakin berdampak nyata bagi masyarakat.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd, turut menyampaikan rasa bangganya kepada tujuh Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi, termasuk Sulawesi Selatan, yang berhasil meraih predikat WBK tersebut.
Ia menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar urusan administratif belaka.
“Pencegahan korupsi tidak cukup hanya dengan sistem yang baik, tetapi juga memerlukan komitmen pribadi dari setiap aparatur,” tegas Wihaji.
Diharapkan, keberhasilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel ini dapat menjadi pemantik semangat bagi unit kerja lainnya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola secara berkelanjutan.
Dengan diraihnya predikat WBK 2025 ini, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Selatan, berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang prima, bersih dari praktik pungutan liar, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan masyarakat Sulawesi Selatan. (*)
Comment