MAKASSAR, MENITNEWS.COM – Kamis, 12 Februari 2026, menjadi hari yang tak akan pernah dilupakan oleh Muh. Firdaus Salam, S.Sos. Di tengah riuhnya suasana Samata, tepatnya di UIN Alauddin Makassar, langkah kaki Firdaus terasa lebih mantap dari biasanya. Hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan perayaan atas keteguhan hati.
Lima Tahun yang Berarti

Menyelesaikan studi di jurusan Kesejahteraan Sosial, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, bukanlah perjalanan yang singkat. Firdaus menghabiskan waktu 5 tahun untuk berproses. Baginya, angka lima bukan sekadar durasi, tapi tentang kedewasaan, jatuh bangun dalam riset, dan pengabdian yang tulus pada ilmu sosial.
Kepedulian dalam Skripsi

Di usia 23 tahun, Firdaus telah membuktikan bahwa akademisi sejati adalah mereka yang matanya terjaga untuk isu-isu di sekitarnya. Hal ini ia tuangkan dalam karya puncaknya, sebuah skripsi berjudul:
“Peran Pola Asuh Orang Tua dalam Mendukung Pengembangan Diri Anak Berkebutuhan Khusus di Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.”
Ia tidak memilih topik yang mudah. Ia memilih untuk masuk ke ruang-ruang rumah di Kelurahan Bangkala, mendengarkan keluh kesah para orang tua, dan melihat potensi luar biasa dari anak-anak berkebutuhan khusus. Firdaus ingin dunia tahu bahwa dukungan keluarga adalah kunci utama pengembangan diri bagi siapa pun, tanpa terkecuali.
Babak Baru Dimulai

Kini, gelar Sarjana Sosial (S.Sos) resmi disematkan di belakang namanya. UIN Alauddin Makassar telah menjadi saksi bagaimana seorang pemuda tumbuh menjadi pejuang kesejahteraan sosial yang punya empati tinggi.
Selamat wisuda, Muh. Firdaus Salam! Perjalanan 5 tahunmu telah terbayar lunas hari ini. Kota Makassar, dan dunia di luar sana menanti baktimu selanjutnya. (Ewa)
Comment