Gandeng DLH Makassar, Kota Maniwa Jepang Jajaki Kerja Sama Strategis Menuju Kota Rendah Karbon

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terus memperkuat langkahnya menuju kota dunia yang ramah lingkungan.

Hal ini dibuktikan dengan diterimanya kunjungan kerja resmi dari delegasi Pemerintah Kota Maniwa, Jepang, guna membahas persiapan Workshop City to City Collaboration Project toward Decarbonized Society.

​Kolaborasi internasional ini bertujuan untuk menciptakan sinergi antar-kota dalam menekan emisi karbon dan mengimplementasikan teknologi berkelanjutan.

Fokus utama dari kerja sama ini adalah pengembangan strategi dekarbonisasi yang melibatkan pengelolaan lingkungan hidup secara komprehensif.

Meninjau Langsung Tata Kelola Sampah Makassar

​Sebagai bagian dari agenda utama, tim delegasi dari Maniwa Jepang, dijadwalkan akan melakukan peninjauan lapangan pada Jumat, 13 Februari hari ini.

Mereka akan melihat langsung berbagai sarana pengelolaan sampah yang ada di Kota Makassar, untuk memetakan potensi pengembangan proyek dekarbonisasi DLH Makassar ke depannya.

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman memberikan tanggapan positif terkait kolaborasi dengan Pemerintah Kota Maniwa Jepang ini.

“Kunjungan dari Pemerintah Kota Maniwa ini merupakan momentum besar bagi Makassar. Kami ingin menyerap praktik terbaik dari Jepang dalam pengelolaan lingkungan. Fokus kita bukan sekadar mengolah sampah, tapi bagaimana sistem tersebut berkontribusi nyata dalam menurunkan emisi karbon menuju masyarakat rendah karbon yang kita cita-citakan,” jelas Helmy Budiman.

​Kerja sama City to City Collaboration ini diharapkan tidak hanya menjadi diskusi di atas meja, tetapi melahirkan solusi konkret bagi permasalahan iklim perkotaan.

Dengan dukungan teknologi dan pengalaman dari Maniwa, Makassar optimistis dapat mempercepat transisi menuju kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.

​Sinergi antara DLH Makassar dan Maniwa Jepang ini, menjadi bukti bahwa tantangan perubahan iklim global memerlukan aksi nyata di tingkat lokal. (*)

Comment