JAKARTA, MENITNEWS.COM – Di tengah gempuran teknologi pesan instan, aktris kenamaan Dian Sastrowardoyo membawa kabar mengharukan mengenai kekuatan surat-menyurat. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pemeran utama Gadis Kretek ini membagikan momen pertemuan perdananya dengan sahabat pena yang telah terjalin sejak tahun 1996.
Pertemuan yang terjadi pada Februari 2026 ini menjadi viral lantaran keduanya telah menjalin komunikasi selama tiga dekade tanpa pernah bertatap muka secara langsung.
Pertemuan Tak Terduga di Balik Proyek Bersama
Dian mengungkapkan bahwa pertemuan dengan sahabat penanya, Dina Roos, terjadi melalui cara yang sangat tidak terduga (unexpected). Keduanya ternyata terlibat dalam sebuah proyek pekerjaan yang sama tanpa menyadari identitas satu sama lain sebelumnya.
“Dipertemukan di project bareng yang lagi kita kerjakan… Jadi, kebayang kan ya, betapa kagetnya gue waktu Dinar bilang dialah sosok di balik surat-surat itu!” tulis Dian dalam unggahan di akun @therealdisastr, Kamis (12/2/2026).
Meskipun sempat kehilangan kontak selama beberapa waktu, takdir justru menyatukan mereka kembali di dunia nyata setelah sekian dekade hanya mengenal melalui tulisan tangan.
Menghidupkan Kembali Budaya Menulis Surat
Alih-alih beralih sepenuhnya ke komunikasi digital setelah bertemu, Dian dan Dina justru sepakat untuk tetap melestarikan hobi lama mereka. Dian mengaku ingin terus menjaga tradisi surat-menyurat sebagai bentuk apresiasi terhadap sebuah karya seni komunikasi.
Bagi Dian, menulis di atas lembaran kertas memiliki nilai filosofis yang tinggi:
-
Seni Kesabaran: Menikmati waktu tunggu hingga surat sampai ke tujuan.
-
Dedikasi: Memberikan waktu khusus untuk merangkai kata dengan tulisan tangan.
-
Ketulusan: Komunikasi yang terasa lebih personal dan bermakna.
“Just for the love of the art… Suatu seni yang tidak meremehkan komunikasi dengan kesabaran nungguin surat datang,” tambah Dian.
Nostalgia Era 90-an di Kolom Komentar
Momen langka ini langsung memicu reaksi emosional dari warganet. Banyak pengikut Dian yang turut bernostalgia mengenang masa remaja mereka di tahun 90-an, di mana bertukar prangko dan koin merupakan hal yang sangat berharga.
Dina Roos sendiri memberikan testimoni mengenai sosok sang aktris. Dalam kolom komentar, ia menyebut Dian sebagai sosok yang sangat baik dan menyenangkan untuk diajak berdiskusi.
“Dian sahabat penaku dari tahun 1996. Hari ini aku balesin langsung, tanpa perangko. Seru banget, ngobrol banyak banget,” tulis Dina melalui akun pribadinya.
Kisah Dian Sastro ini menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa di balik layar gawai yang serba cepat, hubungan yang dibangun dengan kesabaran dan ketulusan mampu bertahan melintasi waktu hingga puluhan tahun. (*)
Comment