MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Suasana sore di Jalan Sangir, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Kota Makassar mendadak mencekam pada Senin (16/2/2026).
Si jago merah berkobar hebat sekitar pukul 16.13 WITA, menghanguskan sedikitnya sembilan unit rumah warga.
Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini muncul dari salah satu atap rumah warga dan dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.
Tercatat, sebanyak delapan rumah mengalami rusak berat dan satu rumah mengalami rusak ringan.
Berdasarkan data dari regu penyelamat di lapangan, musibah ini berdampak langsung pada 10 Kepala Keluarga (KK) dengan total 26 jiwa. Rincian korban terdampak meliputi: Lansia: 10 orang, Dewasa: 9 orang, dan Anak-anak: 7 orang.
Satu orang anak bernama Haska, dilaporkan mengalami luka bakar ringan dan telah dievakuasi oleh pihak keluarga ke RS Akademis untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Respons Cepat BPBD dan Tim Gabungan
Menanggapi situasi darurat ini, Dinas Pemadam Kebakaran Makassar mengerahkan 10 armada untuk menjinakkan api di Kecamatan Wajo.

Sinergi di lapangan melibatkan personel gabungan dari BPBD Kota Makassar, Polri, TNI, hingga petugas PLN.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H.M. Fadli Tahar, menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel Bidang 2 ke lokasi kejadian, untuk memastikan bantuan logistik sampai ke tangan korban secepat mungkin.
”Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa warga di Kecamatan Wajo. Saat ini, tim kami sudah berada di lokasi untuk mendistribusikan kebutuhan mendesak seperti terpal dan family kit. Fokus utama kami adalah memastikan warga yang kehilangan tempat tinggal mendapatkan perlindungan sementara dan kebutuhan dasarnya terpenuhi,” ujar Fadli Tahar.
Hingga berita ini diturunkan, bantuan yang paling dibutuhkan oleh warga terdampak adalah perlengkapan keluarga (family kit) dan terpal untuk tenda darurat.
Pihak BPBD Makassar, terus melakukan pendataan lanjutan guna memastikan seluruh korban tertangani dengan baik.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing, guna mencegah kejadian serupa di Kecamatan Wajo terulang kembali. (*)
Comment