Viral Pengobatan Tradisional di Gowa: Pasien Wajib Beli Air ‘Berkah’ hingga Rp400 Ribu

Viral pengobatan tradisional di Gowa oleh Karaeng Puji. Foto: (Sumber: DetikSulsel/dok. istimewa)

ads
ads

GOWA, MENITNEEWS.COM – Praktik pengobatan tradisional di Desa Barembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mendadak viral di media sosial setelah diketahui mewajibkan pasiennya membeli air mineral dalam jumlah banyak. Air yang dijuluki sebagai “air berkah” tersebut dijual dengan harga tertentu sebagai syarat penyembuhan.

Kapolsek Bontonompo, Iptu Zulkarnaen, mengonfirmasi keberadaan aktivitas tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah memantau lokasi guna mengantisipasi adanya potensi kerugian masyarakat.

Sistem Penjualan Berdasarkan Keparahan Penyakit

Berdasarkan keterangan kepolisian, harga satu botol air mineral tersebut dipatok sebesar Rp10.000. Namun, jumlah botol yang harus dibeli pasien ditentukan oleh penyedia pengobatan, yang dikenal sebagai Karaeng Puji, tergantung pada jenis penyakitnya.

“Kalau orang yang parah penyakitnya, langsung disebutkan sekian botol. Ada yang sampai 40 botol, jadi totalnya Rp400 ribu,” ujar Iptu Zulkarnaen, Minggu (15/2/2026), dikutip dari detik sulsel.

Kepolisian Lakukan Pengawasan Ketat

Meski telah menjadi perbincangan hangat, Iptu Zulkarnaen menyatakan bahwa pihaknya belum melakukan penertiban atau tindakan hukum lebih jauh. Hal ini dikarenakan hingga saat ini belum ada laporan resmi dari warga yang merasa dirugikan.

“Kami di Polsek melakukan pengawasan. Terkait pelanggaran izin atau Undang-Undang Kesehatan, kewenangannya ada di Polres Gowa. Kami tetap memantau aktivitas masyarakat di sana,” tambahnya.

Keluhan Pasien Mulai Muncul di Media Sosial

Di sisi lain, testimoni negatif mulai bermunculan di jagat maya. Dalam salah satu video yang beredar, seorang pasien wanita mengeluhkan kondisi kesehatannya yang tak kunjung membaik meski telah mengikuti prosedur pengobatan tersebut.

Pasien itu mengaku telah merogoh kocek untuk membeli 25 botol air, namun sakit pinggang yang dideritanya tidak menunjukkan perubahan. Video lainnya memperlihatkan antrean pasien yang didominasi oleh warga lanjut usia yang berharap mendapatkan kesembuhan secara instan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap kritis dan segera melaporkan jika merasa menjadi korban penipuan bermodus pengobatan tradisional. (*)

Comment